Direktur PT Alam Megah Lestarindo Akui Tak Kantongi IMB Perumahan di Betungan

Penulis : Cindy

Direktur PT Alam Megah Lestarindo, Koni Seflion. Foto, Cindy/BN

BENGKULU – Direktur PT Alam Megah Lestarindo, Koni Seflion mengakui belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) saat membangun perumahan Bumi Ayu Residen di Kelurangan Betungan.

Ia menjelaskan, IMB dulunya tidak menjadi syarat awal memulai pembangunan. Polemik baru muncul saat kawasan tersebut ditetapkan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kebijakan Pemerintah yang berubah.

“Dulu kami boleh belum memiliki IMB, tapi sudah bisa akad kredit. Jadi saat mau urus lagi, mulai terbentur di situ tahun 2016. Ketika itu dinas tata ruang dan perumahan yang mengurus. Sekarang dinas itu hilang di tahun 2017,” kata Koni pada Bengkulunews.co.id Senin (24/10/22) siang.

Awalnya, kata Koni, IMB biasa diterbitkan setelah akad kredit lewat Bank BTN dimulai. Izin ini telah dikantongi 25 rumah yang masuk dalam pembangunan tahap awal.

Namun pada tahap kedua pembangunan, IMB dan syarat lainnya harus dilengkapi terlebih dahulu sebelum pembangunan dan akad kredit terlaksana. Sayangnya, penerbitan IMB terbentur RTH.

“Saat mau urus lagi, dinas itu sudah pecah, kebanyakan staff dipindahkan. Saat mendatangi instani terkait mereka tidak dapat membantu keluarnya IMB tersebut karena masuk dalam zona RTH,” jelasnya.

Persoalan bertambah saat terjadi revisi RTRW. Dari 138 rumah, 49 unit diantaranya masuk dalam zona lalu lintas sehingga pengurusan IMB menjadi semakin sulit.

“Ada delapan unit yang bisa keluar dari Kawasan lalu lintas dan masuk ke area perumahan. Jadi saya urus IMB, Alhamdullilah keluar. Sisanya 49 rumah lagi,” tutur Koni.

Koni menyebut telah memenuhi semua syarat yang diminta sebelum mulai membangun perumahan. Ia juga mengaku mendapatkan izin dari pihak bandara yang berdekatan dengan lokasi perumahan.

“Sekarang kami cuma bisa menantikan walikota bisa mengundang kami developer, instansi terkait dan warga untuk sama-sama cari solusi,” ucapnya.

Baca Juga
Tinggalkan komen