Logo

Pengwil Bengkulu Ikatan Notaris Indonesia Gelar Magang Bersama Untuk Seleksi ALB Calon Notaris

Pengwil Bengkulu Ikatan Notaris Indonesia Gelar Magang Bersama Untuk Seleksi ALB Calon Notaris

BENGKULU – Pengurus Wilayah Bengkulu Ikatan Notaris Indonesia menggelar kegiatan Magang Bersama, seleksi anggota luar biasa di Gedung Fakuktas Hukum Universitas Bengkulu.

Ketua Pengurus Wilayah (PENGWIL) Bengkulu Ikatan Notaris Indonesia, Idayanti menuturkan bahwa adanya kegiatan ini sesuai dengan peraturan perkumpulan Ikatan Notaris Indonesia (INI).  Dengan tujuan penyelenggaraan untuk menyeleksi calon notaris, apakah pantas atau tidak menjadi Anggota Luar Biasa (ALB INI).

Tentunya kegiatan ini harus diadakan, mengingat penyelenggara prodi MKn (Magister Kenotariatan) di seluruh Indonesia lebih dari 34 prodi.

“Jadi karena banyaknya MKn yang dihasilkan, bayangkan saja 100 orang dikali 34 itu sudah 3400. Bayangkan saja ini harus diseleksi dulu, karena beragam latar belakang dan sebagainya. Juga sistem yang diselenggarakan masing-masing prodi berbeda,“ kata Ida saat diwawancarai Bengkulunews.co.id Sabtu (25/11/23) siang.

Oleh karena itu terbentuklah peraturan untuk menyelekasi ALB. Tidak hanya itu ada juga peraturan mengenai masa magang, dengan waktu enam bulan. Namun hanya notaris yang termasuk dalam daftar pemerina magang, karena tidak semua memiliki hak tersebut.

Para notaris senior yang terdaftar sebagai penerima magang, harus sudah memenuhi syarat. Yakni harus sudah membuat 100 akta, kemudian memiliki pengalaman praktek bertahun-tahun.   

Oleh karena itu kegiatan magang bersama ini diselenggarakan, dengan jumlah 17 orang peserta, empat orang pembimbing dan tiga orang penyeleksi. Para peserta diberikan soal, nantinya akan dijawab kemudian selanjutnya melakukan wawancara oleh notaris senior.

Nantinya 60 persen nilai akan diambil dari jawaban soal yang diberikan dan 40 persen hasil wawancara. Nilai ini yang akan menentukan lulus atau tidaknya para peserta.

Ida berharap dengan adanya kegiatan ini bisa mengetahui bagaimana kemampuan para peserta, juga sebagai ajang silahturahmi antara senior dan junior dalam dunia ke notaristan. Selain itu kedepannya kegiatan ini dapat terus berlangsung dan dilanjutkan oleh para peserta yang sudah menjadi notaris nantinya.

“Diharapkan ke depannya mereka juga dapat melaksanakan kegiatan ini, bahkan menjadi panitianya. Mudah-mudahan juga lewat kegiatan ini selain melakukan ketentuan yang berlaku, juga sebagai pendekatan kepada para peserta calon notaris,” demikian Ida.