Permudah Masyarakat Urus Tanah, Menteri ATR/BPN Lakukan Terobosan Baru

Permudah Masyarakat Urus Tanah, Menteri ATR/BPN Lakukan Terobosan Baru

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto

BENGKULU – Untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus pertanahan agar terhindar dari oknum atau mafia tanah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto akan mengubah wajah dari sistem pelayanan pertanahan yang sebelumnya penuh dengan oknum menjadi lebih transparan.

Hadi Tjhanto mengaku telah melakukan sejumlah terobosan pelayanan pertahanan yang berpihak kepada masyarakat dan mempersempit celah bagi para oknum terkait memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat soal hukum agrarian.

“Sehari saya jadi menteri, saya blusukan, tanya tetangg dekat di Halim. Bapak rumahnya sudah bersertifikat? Belum pak, tapi ada program apa itu, PTSL. Saya tanya gimana kalo ketemu orang BPN? Agak ngeri pak, rodo angel itu. Dari pada berbelit mendingan saya melalui notaris atau kuasa untuk urus tanah saya,” kata Hadi.

Dengan cerita tadi, kata Hadi pandangan masyarakat terhadap pelayanan pertanahan bercitra buruk dengan berbelitnya birokrasi, dan adanya oknum yang bisa membuat biaya pelayanan pertanahan semakin membengkak.

Karena itu, lanjut Hadi pihaknya akan melakukan terobosan seperti program Pelataran atau Pelayanan Tanah akhir pekan yang memungkinkan masyarakat mengurus administrasi pertanahan pada hari libur, yakni Sabtu dan Minggu.

Masih kata Hadi, nantinya Kementerian ATR/BPN akan memberi loket khusus bagi orang yang ingin mengurus administrasi  pertanahan atas namanya sendiri agar masyarakat lebih mudah.

Tak hanya itu, jika masyarakat merasa kesulitan atau ada oknum, mafia tanah, Kementerian menyediakan Hotline pengaduan masyarakat melalui pesan WhatsApp.

“Jangan takut apabila ada yang coba-coba menipu, mafia tanah, laporkan melalui WhatsApp. Kalau kita turun ke lapangan, betapa masyarakat perlu perlindungan kepastian hukum,” tutupnya.

Baca Juga
Tinggalkan komen