Logo

Jelang Idul Adha Harga Minyak Goreng Masih Stabil, Berbeda Dengan Cabe dan Bawang

Pemilik Toko Sembako di Pasar Minggu, Jon. Foto,Cindy/BN.

Pemilik Toko Sembako di Pasar Minggu, Jon. Foto,Cindy/BN.

BENGKULU – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, harga sembilan bahan pokok masih stabil dan belum ada kenaikan.

Salah satu pedagang sembako di Pasar Minggu, Jon menuturkan bahwa untuk harga minyak goreng masih belum ada kenaikan. Harga minyak goreng masih stabil di Rp15 ribu rupiah untuk merek kita ukuran satu liter.

“Harga minyak goreng kita masih stabil ya, itu Rp15 ribu untuk merk Kita. Kalau untuk dua liter Bimoli itu di Rp42 ribu dan Fortune Rp38 ribu,” kata Jon pada Bengkulunews.co.id Rabu (14/06/23) siang.

Sedangkan untuk minyak curah berada di harga Rp15.500 per kilogramnya dengan membawa jeriken sendiri dan Rp16 ribu harga eceran.

Jon menuturkan jelang raya Idul Adha ini tahuh ini diperkirakan penjualan minyak goreng masih tetap stabil. Yakni bisa menghabiskan 10 dus minyak goreng ukuran seliter dan dua dus untuk ukuran dua liter.

Bawang merah, bawang putih di Pasar Minggu. Foto, Cindy/BN.

Hal lain dirasakan oleh pedagang cabai di pasar minggu, Marcel menegaskan bahwa untuk harga cabai dan merah sedang tidak stabil. Cabe merah saat ini berada di harga Rp28 ribu perkilogramnya. Cabe rawit di Rp35 ribu, bawang merah Rp45 ribu dan bawang putih Rp40 ribu.

Menurutnya menjelang satu minggu perayaan Idul Adha, harga cabai dan bawang diperkirakan akan naik hingga 50 persen. Ia berharap harga cabai dan bawang saat ini dapat mengalami penurunan, sehingga pendapatanpun meningkat.

“Biasanya seminggu mendekati idul adha pasti naik,s ekitar 50 persen. Harapannya bisa turunlah harganya, paling tidak itu normalnya Rp20 ribu perkilogramnya. Karena penjualan sehari-hari saja kita sudah tidak stabil, juga supaya bisa ramailah jualannya,” demikian Marcel.