Kasus Kesehatan Ibu di Rejang Lebong Meningkat

REJANG LEBONG – Sepanjang tahun 2017, angka kasus kesehatan ibu dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Kabupaten Rejang Lebong kembali meningkat menjadi 147 kasus. Angka ini tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya yang berjumlah 131 kasus. Data ini terungkap dalam lokakarya Cahaya Perempuan, Women Crisis Centre (WCC) Bengkulu tentang Pelayanan Minimum (SPM) Permenkes Nomor 43 tahun 2016.

Koordinator Program Cahaya Perempuan, WCC Bengkulu Tini Rahayu mengungkapkan, peningkatan angka ibu penderita KEK ini disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya kekurangan gizi saat hamil.

“Banyak faktor penyebab ibu KEK ini, salah satunya kekurangan gizi saat hamil, dalam kajian kami meningkatnya angka ibu dengan KEK itu dimulai sejak masa kehamilan, yakni kandungannya bermasalah,” ungkapnya, Kamis (1/3/2017).

Disisi lain, Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A PPKB) Rejang Lebong, Asrawani mengatakan, meningkatkan angka kasus kesehatan terhadap peremuan terutama ibu hamil/melahirkan ini, terjadi karena pola pikir masyarakat yang masih mempercapai mitos-mitos tertentu.

“Yang kami coba ubah adalah pola pikir masyarakat, karena ada sebagaian yang masih percaya mitos, contohnya ibu hamil dilarang makan-makan tertentu yang justru makanan tersebut bergizi tinggi, selain itu pula kami juga melakukan penguatan ekonomi dan pendidikan,” pungkasnya.

Baca Juga
Tinggalkan komen