Seni Lukis Warnai Kampanye 16 HAKTP

Lukisan karya perupa Bengkulu

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Belasan lukisan memiliki filosofi perempuan dan anak mewarnai peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP), yang diselenggarakan oleh yayasan PUPA Bengkulu pada Sabtu malam (26/11/2017) di lapangan Konakito, Tapak Paderi Bengkulu.

Belasan karya lukisan dengan tema pameran mata air-air mata, hasil tangan 14 perupa Bengkulu itu, di pamerkan bahkan dijual dengan harga yang fantastis.

Mudahar, Salah seorang perupa mengaku, lukisan yang dia pajang berisi teguran untuk pemerintah agar lebih memperhatikan dan melindungi perempuan. Lukisan tersebut dijual seharga Rp 3 juta.

“Judul lukisan saya adalah tangis. Dimana saya lukis seekor burung yang melambangkan seorang perempuan, dan daun yang di dalam nya berisi peta indonesia. Berisi pengharapan untuk seluruh aparatur negara agar lebih memperhatikan perempuan Indonesia” jelas Mudahar.

Lukisan karya Ujang Hamidi

Tidak hanya Mudahar, Ujang Hamidi, perupa yang karyanya juga ikut andil, menaruh harga jual yang tidak kalah tingginya.

Lukisannya bertema anak, yang bermakna anak harus diberi hak penuh kesejahteraan moral. Dia menjual hasil tangannya senilai Rp 6 juta.

Sementara, Direktur yayasan PUPA Bengkulu, Susi Handayani mengatakan, 40 persen dari harga jual lukisan akan mereka sumbangkan untuk kegiatan sosial di Bengkulu

“40% dari harga jual nantinya akan kita sumbangkan untuk kegiatan-kegiatan sosial di Bengkulu,” pungkasnya.

Bagi masyarakat Bengkulu yang berminat ingin membeli lukisan-lukisan itu atau sekedar ingin melihat dan menikmati karya perupa anak Bengkulu dapat langsung datang ke Caffe Konaikito di Tapak Paderi Kota Bengkulu. Pameran itu diselenggarakan dari 25 November hingga 10 Desember 2017.

Baca Juga