Sampah Menumpuk di Jalan Pelabuhan Pulau Baai, Pelindo Ajak Warga Jaga Kebersihan

Alwin Feraro
Sampah Menumpuk di Jalan Pelabuhan Pulau Baai, Pelindo Ajak Warga Jaga Kebersihan
Tumpukan sampah di pinggir Jalan Line 1 kawasan Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, menjadi persoalan kebersihan yang membutuhkan perhatian bersama. Timbunan sampah liar tersebut berjarak sekitar 500 meter dari gerbang pelabuhan.
Jalan Line 1 sebenarnya merupakan jalur operasional pelabuhan yang seharusnya steril dari aktivitas warga umum. Namun, masyarakat Teluk Sepang terpaksa memanfaatkan jalur ini untuk akses harian akibat rusaknya jalan utama mereka, terutama pada bagian Jembatan Teluk Sepang.
Di tengah situasi tersebut, sebagian warga justru menjadikan tepi jalan kawasan pelabuhan sebagai lokasi pembuangan sampah rumah tangga.
General Manager (GM) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, S.H., M.H., M.Sc., mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan ketertiban jalur pelabuhan yang dilintasi sehari-hari.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan Pelabuhan Pulau Baai. Jalan yang digunakan untuk melintas perlu dijaga agar tetap bersih, tertib, dan aman. Mohon tidak membuang sampah di pinggir jalan maupun di area operasional pelabuhan,” tegas Dimas.
Dimas menekankan bahwa pengelolaan kebersihan lingkungan membutuhkan kepedulian bersama yang harus dimulai dari tingkat rumah tangga.
“Mari mulai dari rumah dengan mengurangi sampah, memilahnya, dan memastikan sampah dibuang di tempat yang semestinya. Kepedulian sederhana yang dilakukan bersama akan membantu menjaga lingkungan tetap nyaman,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang warga berinisial MJ yang kedapatan membuang sampah di lokasi tersebut mengaku baru pertama kali melakukan perbuatan itu. Ia berdalih terpaksa mencari tempat pembuangan sendiri setelah berhenti menggunakan jasa pengangkut sampah akibat kesulitan ekonomi.
“Selama ini kami berlangganan, tetapi karena pendapatan sedang sulit, terpaksa mencari sendiri tempat membuang sampah,” ungkap MJ.
Kendati demikian, MJ menyadari tindakannya melanggar aturan. Ia mengakui kawasan pelabuhan bukan tempat pembuangan sampah rumah tangga, berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, serta siap mengingatkan warga lain agar tidak membuang sampah di lokasi serupa.
Pelindo Regional 2 Bengkulu menegaskan kembali imbauan agar masyarakat tidak menjadikan area pelabuhan sebagai tempat pembuangan sampah. Pihaknya berharap kesadaran warga dan optimalisasi layanan pengelolaan sampah daerah dapat berjalan beriringan demi menjaga kebersihan kawasan Pelabuhan Pulau Baai.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!