RSUD Curup Antisipasi Kekurangan Obat Peserta BPJS

Rejang Lebong – Keluhan Pasien BPJS Kesehatan yang berobat di RSUD Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terhadap minimnya ketersediaan obat di apotek rumah sakit nampaknya akan berkurang.

Permasalahan itu sudah dilaporkannya kepada petugas BPJS Kesehatan di RSUD Curup, kemudian menyatakan bahwa saat ini tidak ada lagi istilah kehabisan obat, karena sistem pembayaran dari BPJS Kesehatan dilakukan dengan sistem paket sehingga mulai dari pelayanan hingga obat sudah menjadi tanggung jawab rumah sakit.

Direktur RSUD Curup dr. Asep Setia Budiman menjelaskan bahwa saat ini pihak rumah sakit sudah membuat MoU dengan apotik yang ada dicurup untuk masalah obat yang tidak terdapat di RSUD Curup. Apotik yang sudah berMoU saat ini hanya satu yakni Apotik Embar.

“Jadi nanti misalnya ada pasien BPJS yang membutuhkan obat dan tidak ada di Apotik Rumah sakit bisa mendapatkan obatnya di apotik tersebut,” ujar Dr.Asep.

Nantinya,Pasien BPJS akan diarahkan oleh pihak rumah sakit untuk mengambil obat di apotik tersebut dan jika BPJS pasien belum cair masih menggunakan uang pribadinya terlebih dahulu.

Setelah itu pihak apotik akan menyampaikan ke bagian keuangan untuk memberitakan. Setelah pencairan BPJS pasien tersebut, uang yang digunakan untuk membeli obat tersebut akan dikembalikan.

“Akan dibayar setelah klaim bpjs cair kepada pasien yang mengambil obat di apotik yang sudah MoU, uang pasien akan dikembalikan 100%,” tutup Dr.Asep.

Baca Juga
Tinggalkan komen