Ribuan Sapi Bali di Rejang Lebong Terancam Penyakit Jembrana

Ilustrasi peternakan sapi

REJANG LEBONG – Karena tidak memiliki vaksin jembrana, ribuan sapi bali milik peternak di Kabupaten Rejang Lebong terancam terkena virus jembrana.

“Padahal peternak sendiri sudah banyak yang mengajukan vaksinasi anti penyakit jembrana, tetapi tidak ada vaksin itu, sehingga tidak bisa kami lakukan,” kata kepala UPTD Puskeswan Curup, Firi Asdianto, Kamis (5 April 2018).

Bila ada indikasi sapi yang terserang jembrana hanya bisa diberikan multvitamin, obat demam dan penambah daya tahan saja. Serta mengawasi lalu-lintas hewan agar tidak ada sapi dari luar daerah masuk ke wilayah Rejang Lebong.

Pembelian vaksin dari APBD murni Kabupaten Rejang Lebong dicoret oleh tim anggaran dan akan kembali diusulkan pada APBD Perubahan. Sehingga untuk sementara mengharapkan bantuan dari APBD Provinsi Bengkulu. Pembelian vaksin sendiri tergolong susah karena hanya ada satu pabrik di Surabaya yang memproduksi vaksin itu, apalagi penyakit jembrana baru mencuat pada 2017 lalu.

Untuk tahun ini di Rejang Lebong belum ada sapi yang terkena jembrana, karena pada umumnya peternak tidak meliarkan sapinya dikebun. Menurut informasi bahwa jembran sudah menyerang sapi di Lampung, Jambi, Mukomuko dan Kepahiang.

Populasi sapi di Kabupaten Rejang Lebong sekitar 5000 ekor dan sebanyak 2.500 ekor merupakan jenis sapi bali.

“Pada 2017 tercatat ada 12 ekor sapi mati diserang virus itu, masing-masing terdapat di Desa Teladan Curup Selatan dan Kelurahan Tunas Harapan Curup Utara,” tutup Firi.

Baca Juga
Tinggalkan komen