
Foto udara kawasan terdampak banjir di tanjug agung kawasan kota, Bengkulu, Selasa (7/4/2026). Tingginya intensitas hujan dua hari terakhir serta meluapnya air sungai Bengkulu mengakibatkan banjir di sejumlah titik tanjung agung di kota dan kabupaten se-provinsi Bengkulu termasuk Bengkulu Selatan, Kepahyang, Rejang Lebong, Lebong, Bengkulu Utara, Muko - Muko, dan Seluma.
Penulis : Zekli Pernando
Banjir merupakan salah satu masalah yang hampir setiap tahun terjadi di Bengkulu. Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, beberapa wilayah di Bengkulu sering mengalami genangan air, bahkan ada yang sampai merendam rumah warga dan jalan raya.
Kondisi ini seolah menjadi persoalan tahunan yang belum sepenuhnya teratasi. Setiap kali hujan turun cukup lama, air dengan cepat meluap dan menggenangi lingkungan warga. Hal tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian material.
Beberapa titik yang kerap terdampak banjir umumnya berada di kawasan pemukiman padat penduduk serta daerah dengan sistem drainase yang kurang optimal. Air hujan yang tidak dapat mengalir dengan baik akhirnya melimpah ke jalanan hingga masuk ke halaman rumah warga.
Selain itu, genangan air juga meningkatkan risiko kerusakan pada rumah dan perabotan milik warga. Tidak sedikit masyarakat yang harus berjaga-jaga ketika hujan turun deras karena khawatir air akan masuk ke dalam rumah.
Sebagian warga bahkan terpaksa membersihkan saluran air di sekitar rumah mereka secara mandiri agar aliran air dapat mengalir lebih lancar. Namun upaya tersebut sering kali belum cukup untuk mengatasi volume air yang datang dalam jumlah besar saat hujan lebat.
Permasalahan banjir pada dasarnya tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak. Diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memperbaiki sistem pengelolaan udara di kawasan perkotaan.
Sebagai masyarakat, kita tidak bisa hanya menyalahkan pemerintah ketika banjir terjadi. Semua pihak harus bekerja sama agar masalah ini tidak terus berulang setiap tahun. Jika kesadaran masyarakat meningkat dan pemerintah lebih serius dalam memperbaiki sistem drainase serta tata kota, maka banjir di Bengkulu perlahan dapat dikurangi. Dengan begitu, masyarakat bisa hidup lebih nyaman tanpa harus khawatir setiap kali hujan deras turun.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!