Logo

Tutup Kegiatan Jambore, Gubernur Sebut Rejang Lebong Cocok Jadi Tuan Rumah

REJANG LEBONG – Jambore Organisasi Perempuan Ketahanan Keluarga se-Provinsi Bengkulu bertempat di Danau Harun Bastari, Kabupaten Rejang Lebong ditutup secara resmi oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, Sabtu (30/03) sore.

Acara penutupan itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Ketua DPRD Rejang Lebong, Kepala DP3AP2KB Provinsi Bengkulu, Unsur FKPD, OPD, Kepala Instansi serta Organisasi Wanita se-Provinsi Bengkulu.

Disampaikan Kepala DP3AP2KB Provinsi Bengkulu Foritha Ramadhaniwati, kegiatan Jambore dilakukan selama dua hari, yakni pada hari Jumat (29/3) dan Sabtu ini. Dalam kegiatan itu diikuti seluruh organisasi wanita se-Provinsi Bengkulu.

“Kami Laporkan Pak Gubernur bahwa kegiatan ini telah digelar selama dua hari, Jambore ini diikuti Organisasi Wanita se-Provinsi Bengkulu. Kedepan para wanita ini diharapkan dapat bersinergi sebaik mungkin sesuai tupoksi mereka. Bagi Pemenang selamat semoga Program yang dipaparkan dapat dilaksanakan sebaik mungkin,” papar Foritha.

Sementara Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyebut, kabupaten Rejang Lebong ini sangat tepat untuk menjadi tuan rumah. Sebabnya, di Kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Hijazih itu mempunyai alam yang sejuk dan pemandangan yang indah serta masyarakat disana, kata dia ramah tamah.

“Rejang Lebong memang cocok jadi tuan rumah jambore, karena alamnya sejuk, Masyarakatnya juga ramah. Saya harapkan kegiatan ini dapat ditingkatkan tidak hanya 2 hari tapi ditingkatkan menjadi 7 hari dengan titik-titik jambore yang diperbanyak lagi,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Bengkulu juga menyempatkan untuk menandatangani MoU Pemanfaatan Diklat Danau Mas Harus Bastari bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong.