Tidak Sesuai Spek, Pembangunan Gedung Ini Dihentikan

Pengerjaan pembangunan gedung serba guna di kawasan lapangan Setia Negara, Curup Kabupaten Rejang Lebong, dihentikan.Foto Yudi
Pengerjaan pembangunan gedung serba guna di kawasan lapangan Setia Negara, Curup Kabupaten Rejang Lebong, dihentikan.Foto Yudi

REJANG LEBONG, bengkulunews.co.id – Pengerjaan pembangunan gedung serba guna di kawasan lapangan Setia Negara, Curup Kabupaten Rejang Lebong, dihentikan.

Terhentinya pengerjaan tersebut diketahui sejak sepekan terakhir, yang mana pembangunan itu terhenti lantaran diduga tidak sesuai dengan spek yang ditetapkan.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Hamsapari mengatakan, pengerjaan gedung sengaja dihentikan, karena dianggap tidak sesuai dengan spek.

”Memang benar tidak ada aktifitas dalam pembangunan gedung serba guna itu, karena sengaja diberhentikan. Pengerjaannya tidak sesuai spek sehingga diberikan tindakan tegas,” tegas Hamsapari, Kamis (7/12/2017).

Hanya saja, ketidaksesuaian spek bangunan tidak mengetahui secara terperinci. Sebab, terang Hamsapari, pihaknya hanya menerima laporan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yang kemudian ditindaklanjuti dengan penghentian sementara pengerjaan gedung tersebut.

Selain itu, dalam penghentian sementara pengerjaan tersebut telah melalui prosedur. Mulai dari menegur pihak kontraktor selaku pelaksana dengan mengirimkan surat teguran tertulis.

Pembangunan yang telah berjalan, jelas Hamsapari, sudah mencapai 35 persen. Sementara uang muka yang telah diberikan ebesar 20 persen dari total anggaran Rp9.722.550.000.

”Kami telah melalui prosedur yang berlaku sebelum memberhentikan sementara proyek,” jelas Hamsapari.

Disisi lain, Ketua TP4D Kabupaten Rejang Lebong, Bobon Robiana menjelaskan, pihak terkait sudah melakukan rapat koordinasi terkait hal tersebut.

”Kita sudah melaksanakan rapat koordinasi. Ada tim ahli untuk membahas tentang kesesuaian spek pembangunan GSG tersebut,” ujar Bobon.

Dalam rapat ini, jelas dia, juga membahas hasil uji lab. Dimana tim ahli menyarankan untuk menguji kolom beton lapangan dengan pengujinya langsung dari balai uji kontruksi bengkulu.

”Minggu depan, akan dilaksanakan tes uji yang dilakukan langsung di lokasi pembangunan tersebut,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai Kasi Intel Kejari Rejang Lebong ini.

Baca Juga
Tinggalkan komen