
Terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu menghadirkan Portal LIMA (Layanan Imigrasi Mendatangi Anda) sebagai platform terintegrasi yang menghubungkan berbagai inovasi pelayanan keimigrasian dalam satu akses.
Portal LIMA dapat diakses melalui laman https://lima.puas.my.id/ menggunakan perangkat komputer maupun telepon pintar tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan. Kehadiran portal ini menjadi salah satu upaya Kantor Imigrasi Bengkulu dalam memberikan kemudahan akses informasi dan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
Melalui Portal LIMA, terdapat lima inovasi yang terintegrasi, yakni TAPAK PADERI, IMI-TOUCH, SIPAA, TAPAK TABOT, dan PUAS NIAN. Kelima inovasi tersebut memiliki fungsi dan sasaran pelayanan yang berbeda, tetapi berada dalam satu ekosistem digital untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan keimigrasian.
TAPAK PADERI merupakan layanan paspor kolektif bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dengan menghadirkan petugas imigrasi langsung ke lokasi pemohon. Selanjutnya, IMI-TOUCH menyediakan kemudahan layanan keimigrasian bagi Warga Negara Asing (WNA), khususnya dalam pengurusan izin tinggal.
Sementara itu, SIPAA (Sistem Informasi dan Pelaporan Agen dan Awak Kapal) menjadi inovasi yang mendukung sistem informasi dan pelaporan bagi agen serta awak kapal. Adapun TAPAK TABOT (Tanggap Paspor Tugas Aktif Beroperasi di Tempat) merupakan layanan permohonan paspor bagi masyarakat yang sedang sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit, sehingga petugas imigrasi dapat mendatangi langsung pemohon yang membutuhkan pelayanan.
Portal LIMA juga mengintegrasikan PUAS NIAN sebagai aplikasi Survei Indeks Kepuasan Masyarakat. Melalui inovasi ini, masyarakat dapat memberikan penilaian, kritik, dan saran terhadap pelayanan yang diterima sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan Kantor Imigrasi Bengkulu.
Selain menyediakan akses terhadap berbagai inovasi tersebut, Portal LIMA dilengkapi fitur pendukung berupa pengajuan permohonan secara daring, unggah dokumen persyaratan, penerbitan kode tiket, serta pelacakan perkembangan permohonan. Pemohon dapat memantau tahapan pelayanan melalui nomor WhatsApp atau kode tiket yang telah diperoleh setelah pendaftaran berhasil. Proses pelayanan juga dilengkapi dengan tahapan verifikasi berkas, persetujuan, pelaksanaan, hingga penyelesaian layanan.
Untuk mengaksesnya, masyarakat cukup membuka browser, mengunjungi lima.puas.my.id, kemudian memilih layanan sesuai kebutuhan. Setelah itu, pemohon dapat mengikuti petunjuk pengisian formulir dan melengkapi persyaratan yang diperlukan. Kemudahan akses ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi dan mengajukan layanan tanpa harus terlebih dahulu datang ke kantor imigrasi untuk melakukan pendaftaran.
Pengembangan Portal LIMA menjadi bagian dari upaya Kantor Imigrasi Bengkulu dalam menghadirkan pelayanan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan semangat transformasi pelayanan pada Direktorat Jenderal Imigrasi di bawah kepemimpinan Hendarsam Marantoko, inovasi ini turut memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang mudah dijangkau, responsif, dan berorientasi pada masyarakat. Melalui semangat Imigrasi untuk Rakyat, Kantor Imigrasi Bengkulu terus berupaya menghadirkan inovasi yang tidak hanya mempermudah akses pelayanan, tetapi juga mendekatkan kehadiran negara kepada masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!