
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu terus mendorong transformasi pelayanan keimigrasian melalui pengembangan inovasi berbasis digital. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui sosialisasi Portal LIMA (Layanan Imigrasi Mendatangi Anda), sebuah portal layanan terpadu yang dicanangkan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, Made Nur Hepi Juniartha.
Portal LIMA dirancang sebagai sarana digital yang mengintegrasikan sejumlah inovasi pelayanan keimigrasian dalam satu pintu akses. Kehadiran portal ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dan pengguna layanan dalam memperoleh informasi, mengakses layanan, serta mengajukan permohonan pelayanan keimigrasian secara lebih praktis, efektif, dan terjangkau tanpa harus selalu datang langsung ke kantor imigrasi.
Dalam pengembangannya, Portal LIMA mengintegrasikan tiga inovasi unggulan, yaitu PUAS NIAN, TAPAK PADERI, dan IMI-TOUCH. Melalui integrasi tersebut, portal ini tidak hanya menjadi sarana pendaftaran layanan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan, perluasan jangkauan layanan, serta penguatan evaluasi kepuasan pengguna.
PUAS NIAN merupakan inovasi penilaian kepuasan masyarakat yang menjadi instrumen untuk menghimpun tanggapan dan penilaian pengguna terhadap kualitas pelayanan keimigrasian. Hasil survei tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan analisis guna mengidentifikasi aspek pelayanan yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan, sehingga perbaikan kualitas layanan dapat dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan masukan pengguna.
Sementara itu, TAPAK PADERI (Tanpa ke Kanim Petugas Datang Menghampiri) merupakan inovasi layanan jemput bola bagi Warga Negara Indonesia (WNI). Melalui layanan ini, petugas imigrasi hadir secara langsung untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di lokasi yang telah ditentukan, sehingga dapat membantu mengatasi kendala jarak, waktu, dan aksesibilitas, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang ke kantor imigrasi.
Adapun IMI-TOUCH (Immigration Traveling Outreach Under Compassionate Help for Foreigners) merupakan inovasi layanan jemput bola bagi Warga Negara Asing (WNA), khususnya investor dan tenaga kerja asing yang membutuhkan pelayanan izin tinggal. Melalui inovasi ini, pelayanan keimigrasian diarahkan agar lebih proaktif dengan menjangkau lokasi usaha atau tempat kegiatan WNA, sehingga dapat memberikan kemudahan, efisiensi waktu, serta mendukung peningkatan kepatuhan administratif keimigrasian dengan tetap mengedepankan fungsi pengawasan.
Secara operasional, Portal LIMA menyediakan akses pendaftaran berbasis website yang ramah perangkat seluler, formulir permohonan daring, pengunggahan dokumen pendukung, hingga penerbitan nomor permohonan sebagai bukti pengajuan dan sarana pelacakan layanan. Setiap permohonan selanjutnya akan melalui tahapan verifikasi oleh petugas sebelum pelaksanaan layanan dijadwalkan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh jajaran dapat memahami fungsi, mekanisme, serta manfaat Portal LIMA sebagai bagian dari perubahan tata kelola pelayanan keimigrasian. Integrasi ketiga inovasi tersebut diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih responsif, transparan, mudah diakses, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pengguna layanan.
Pengembangan Portal LIMA juga menjadi wujud komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu dalam mendukung arah kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi di bawah kepemimpinan Hendarsam Marantoko. Sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, inovasi ini diharapkan dapat memperkuat transformasi pelayanan keimigrasian yang semakin adaptif, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun warga negara asing yang membutuhkan layanan keimigrasian di wilayah Provinsi Bengkulu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!