Logo
Dempo Xler

Merasa Dirugikan, Tim Laporkan Oknum Warga Ke Polisi

Hendrik

Hendrik

Hendrik Alzen (kanan)

 

BENGKULU TENGAH, bengkulunews.co.id – Tim pasangan calon (Paslon) nomor dua melaporkan oknum warga yang diduga melakukan pengeroyokan simpatisanya ketika melintasi wilayah Desa Lubuk Unen saat memonitoring Senin malam, ke Polsek Taba Penanjung, Selasa (14/2/2017) sore.

Dengan kejadian ini, Ketua Tim Paslon nomor dua, Hendrik Alzen mengaku sangat dirugikan. Pasalnya perbuatan yang dilakukan oleh oknum warga tersebut sudah bukan demkoratis lagi dalam pesta demkorasi di Pilkada Benteng.

“Ini tindakan kriminal, apakah tidak boleh kalau tim simpati kami pergi ke desa-desa untuk melakukan monitoring, apa lagi saat itu salah satu tim kami ingin pergi ke Kepahiang dan melintas di wilayah itu. Apa benar bila langsung dihajar karena diduga membawa uang. Itukan belum tentu duit untuk dibagikan kepada warga,” terang Hendrik.

Semestinya, lanjut Hendrik, warga tidak main hakim sendiri. Dengan mengancam dan memukul simpatisan pihaknya. Saat ini, simpatisan ini sedang dirawat di puskesmas Kembang seri.

“Simpatisan kami sempat diancam dan dipukul. Barang seperti dompet dan STNK, mobil, KTP, juga ditahan oleh oknum tertentu,” ungkapnya saat konferensi pers di posko kemenangan.

Baca juga : Dihajar Warga, Pelaku Terduga Politik Uang Dirawat