
Mahasiswa Sosiologi UNIB Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bersama DP3AP2KB Provinsi Bengkulu
BENGKULU – Mahasiswa Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Sosialisasi Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Ibu Rumah Tangga.” Kegiatan berlangsung di Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, dan mendapat sambutan hangat dari Lurah Tanah Patah, Zurianingsih, SSTP.
Sosialisasi ini digelar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tingginya kasus kekerasan dalam rumah tangga yang kerap terjadi di masyarakat. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas DP3P2KB Provinsi Bengkulu, Ns. Tri Karlinda, S.Kep, yang menyampaikan materi seputar bentuk-bentuk kekerasan, langkah pencegahan, serta mekanisme pelaporan.
Perwakilan mahasiswa, Agif Rendi Sudiro, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya menciptakan keluarga yang saling menghargai dan bebas dari kekerasan.
“Kami ingin mengingatkan bahwa keluarga adalah tempat kita berlindung dan tumbuh bersama dalam kasih sayang, bukan tempat munculnya ketakutan atau penderitaan. Harapannya, para ibu menjadi lebih berani bersuara dan melapor bila mengalami hal yang tidak diinginkan,” ujar Agif.
Sementara itu, salah satu peserta, Ibu Suryati, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari kegiatan ini.
“Kami jadi tahu bentuk-bentuk KDRT, tempat pengaduan, dan cara mencegahnya. Ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai ibu rumah tangga,” tuturnya.
Lurah Tanah Patah, Zurianingsih, turut memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menyebut, sosialisasi seperti ini membantu para ibu memahami langkah-langkah yang dapat dilakukan jika menghadapi kekerasan di lingkungan keluarga.
“Kegiatan ini sangat positif karena membuka wawasan masyarakat agar lebih siap menjaga keharmonisan rumah tangga,” katanya.
Untuk melihat sejauh mana pemahaman peserta, panitia juga mengadakan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah kegiatan selesai. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pencegahan KDRT.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Sosiologi UNIB berharap tercipta lingkungan masyarakat yang lebih peduli terhadap isu kekerasan dalam rumah tangga, sekaligus menjadi garda terdepan dalam melindungi hak dan keselamatan perempuan di Kota Bengkulu. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi santai serta foto bersama antara mahasiswa, narasumber, dan para ibu rumah tangga peserta sosialisasi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!