Gambar BengkuluNews

GERKATIN Nyanyikan Mars Kota Bengkulu Pakai Bahasa Isyarat

Alwin Feraro
GERKATIN Nyanyikan Mars Kota Bengkulu Pakai Bahasa Isyarat

GERKATIN Nyanyikan Mars Kota Bengkulu Pakai Bahasa Isyarat

Dewan Pengurus Daerah Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (DPD GERKATIN) Provinsi Bengkulu menghadirkan karya kreatif dengan meng-cover Mars Kota Bengkulu ciptaan Dedy Wahyudi, Wali Kota Bengkulu, ke dalam Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO).

Karya ini menjadi bentuk ekspresi masyarakat Tuli dalam menunjukkan rasa bangga dan kecintaan terhadap Kota Bengkulu, sekaligus memperkenalkan bahasa isyarat kepada masyarakat luas.

Melalui video tersebut, anggota DPD GERKATIN Provinsi Bengkulu membawakan Mars Kota Bengkulu menggunakan bahasa isyarat dengan ekspresi visual. Dalam video tersebut ada 9 orang yang memperagakan diantaranya 7 orang teman Tuli dan  2 Juru Bahasa Isyarat (JBI). Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat Tuli untuk berpartisipasi dalam kehidupan seni dan budaya daerah.

Ketua DPD GERKATIN Provinsi Bengkulu, Wiza Aulia Permata mengatakan bahwa pembuatan cover Mars Kota Bengkulu dalam bahasa isyarat merupakan bentuk kecintaan dan kebanggaan masyarakat Tuli terhadap daerahnya.

“Kami ingin menunjukkan bahwa teman-teman tuli juga memiliki rasa cinta dan bangga terhadap Kota Bengkulu. Walaupun kami berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat, kami tetap bagian dari masyarakat dan memiliki hak yang sama untuk berkarya, berpartisipasi, dan mengekspresikan diri,” ujarnya.

Ia berharap karya tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan Bahasa Isyarat Indonesia sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keberadaan dan hak-hak masyarakat Tuli.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya melihat bahasa isyarat sebagai cara berkomunikasi, tetapi juga memahami bahwa di balik bahasa isyarat ada identitas, budaya, dan kehidupan masyarakat tuli. Semoga ke depan semakin banyak ruang yang terbuka dan inklusif bagi teman-teman tuli,” tambahnya.

Drs, Sehmi.M,Pd selaku pengarah kegiatan, mengatakan bahwa karya ini bukan sekadar kreativitas, tetapi juga bagian dari pemenuhan hak penyandang disabilitas.

“Teman-teman Tuli memiliki hak untuk berekspresi, berkomunikasi, dan berpartisipasi dalam kegiatan seni dan budaya. Melalui cover Mars Kota Bengkulu dalam bahasa isyarat ini, kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Tuli memiliki kemampuan, kreativitas, dan rasa bangga terhadap daerahnya dan hal ini sudah diatur dalam UU nomor 8 Tahun 2016 bahwa hak mereka sama dalam kehidupan. Harapan kita bersama setiap nilai semangat yang terkandung dalam mars tersebut bisa dirasakan dan diimplementasikan bagi seluruh masyarakat termasuk masyarakat Tuli”

Hal tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, khususnya pada Pasal 24 mengenai hak penyandang disabilitas untuk berekspresi dan berkomunikasi melalui media yang mudah diakses serta menggunakan bahasa isyarat. Dan juga menjamin kesempatan penyandang disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan seni dan budaya.

DPD GERKATIN Provinsi Bengkulu berharap karya ini dapat menjadi jembatan antara masyarakat Tuli dan masyarakat umum, sekaligus mendorong terwujudnya kehidupan sosial dan budaya yang semakin inklusif di Kota Bengkulu.

Melalui bahasa isyarat, GERKATIN Bengkulu ingin menyampaikan pesan: kami adalah bagian dari Kota Bengkulu, kami bangga, dan kami juga ingin berkarya.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!