Jalinbar Sumatera di Desa Selolong Bengkulu Utara Amblas

BENGKULU – Jalan Lintas Barat Sumatera yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Sumatera Barat dan Jambi tepatnya di perbatasan Desa Selolong dan Desa Serangai, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara terputus.

Putusnya jalan lintas tersebut akibat tergerus hujan deras selama 3 hari kemarin. Selain itu adanya abrasi pantai, sehingga membuat 70 persen badan jalan di Jalinbar Sumatera terjun ke laut.

Kapolsek Batik Nau, Iptu Hardiansyah mengatakan, terputusnya Jalan Lintas Barat Sumatera itu disebabkan tingginya intensitas curah hujan yang melanda wilayah Provinsi Bengkulu terutama di Kabupaten Bengkulu Utara dalam 3 hari belakangan ini.

“Hal tersebut membuat tergerusnya Jalinbar Sumatera dan diperparah dengan adanya abrasi laut, hingga membuat 70 persen badan jalan di Jalinbar Sumatera Bengkulu menuju Sumbar dan Jambi menjadi hilang terjun ke laut,” ungkap Kapolsek.

Untuk mencegah jatuhnya korban akibat Jalinbar yang terputus, petugas kepolisian Polsek Batik Nau telah memasang garis polisi dan menyiagakan anggota untuk mengatur arus lalu lintas di lokasi Jalibar yang terputus.

Untuk saat ini kendaraan roda dua dan roda empat masih bisa melalui Jalibar yang terputus tersebut dengan sistem buka tutup. Sedangkan untuk kendaraan muatan besar diminta melalui jalan alternatif yang jarak tempuhnya sedikit lebih jauh.

Para pengendara yang akan melintasi Jalinbar Sumatera yang terputus di minta untuk selalu berhati-hati dan berwaspada terutama saat curah hujan tinggi, karena jalan yang terancam amblas dan tergerus abrasi di sepanjang Jalibar Sumatera tidak hanya terdapat 1 titik tersebut namun masih ada di beberapa titik lainnya.

Baca Juga
Tinggalkan komen