Hujan, Ribuan Nelayan Anti Trawl Tetap Demo ke Kantor Gubernur

Ribuan masa bergerak ke kantor Gubernur Bengkulu
Ribuan masa bergerak ke kantor Gubernur Bengkulu

BENGKULU – Meskipun cuaca hujan, ribuan masa terdiri dari nelayan se-Provinsi Bengkulu Anti Trawl, Senin (19/2/2019), sekira pukul 09.31 WIB, tetap melakukan aksi demonstran ke kantor Gubernur Bengkulu.

Pantauan bengkulunews.co.id, ribuan masa berkumpul di Kampung Nelayan Malabero, Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu. Tampak beberapa jenis kendaraan yang digunakan seperti truk, Pick Up, angkot dan motor mulai bergerak. Selain itu, tampak juga aparat kepolisian yang ikut mengamankan dan mengawal aksi masa ini.

Dalam aksi tersebut, rencananya mereka menuntut agar gubernur melarang alat tangkap ikan trawl digunakan perairan laut Bengkulu.

Menurut koordinator Nelayan Malabero, Buyung Kisda, aksi ini murni insiatif nelayan se-provinsi Bengkulu yang menolak penggunaan trawl di laut Bengkulu.

“Ribuan massa nelayan ini bukan nelayan Kota Bengkulu saja, tapi terdiri dari kabupaten yang bergabung anti trawl,” pungkasnya.

Buyung menuturkan, rencananya masa yang melakukan aksi demo ini berkisar 10 ribuan masa. Namun, karena hujan, aksi ini hanya diikuti sekitar 5 ribu masa.

Pelarangan menangkap ikan menggunakan trawl, kata Buyung, sudah disampaikan Kementerian Perikanan dan Kelautan RI. Namun,  Pemerintah Bengkulu tetap membiarkan penggunaan trawl. Nelayan menduga pembiaran trawl ada permainan pihak terkait.

“Kami para nelayan menduga ada permainan dengan pihak-pihak terkait sehingga membiarkan trawl ini tidak masih digunakan di laut Bengkulu,” pungkasnya.

Penulis : Ferizal Adek

Baca Juga
Tinggalkan komen