Logo
Dempo Xler

Gubernur Bengkulu Mencoba Kopi Racikan Ala Bencoolen Coffe

Gubernur Bengkulu Mencoba Kopi Racikan Ala Bencoolen Coffe

Owner Bencoolen Coffe memberikan segelas kopi arabica untuk dicoba oleh Gubernur Bengkulu Ridwan Muti pada acara Hasiarnas di Bengkulu

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti turut mencoba kopi arabika hasil racikan Bencoolen Coffe pada pembukaan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-84 di Benteng Malborough Kota Bengkulu, Sabtu (1/4/2017) sore.

Kopi yang dicoba oleh Gubernur ini diracik langsung oleh owner Bencoolen Coffe House, Jerome Auerswald, Warga Negara asal Jerman yang telah 5 tahun tinggal di Kota Bengkulu.

Usai menyeruput kopi, Ridwan Mukti langsung memperkenalkan kopi hasil produksi Provinsi Bengkulu, di hadapan tamu undangan yang hadir saat itu.

“Ini Kopi asli produksi masyarakat Provinsi Bengkulu yang berasal dari Kabupaten Kepahiang,” kata Ridwan Mukti sambil mengangkat gelas kopinya.

Pada kesempatan itu juga, RM (sapaan akrab Ridwan Mukti) menyebutkan saat momentum seperti inilah pemerintah Provinsi Bengkulu dapat menjadikan ajang promosi hasil Bumi Bengkulu agar dapat dikenal di kancah nasional.

“Kita punya hasil bumi yang belum terjama di nasional, melalui Harsiarnas inil kita jadikan moment promosi mumpung tamu dari berbagai daerah hadir,” sambung RM.

Selain itu, lanjut RM, pada event selanjutnya yang akan diselenggarakan di Pulau Enggano. Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mempromosikan hasil Bumi Bengkulu lainnya. Seperti, sayur mayur dari Kabupaten Rejang Lebong, dan Teh yang berasal dari Kabawetan Kabupaten Kepahiang.

“Kita promosi secara bertahap. Sekarang kopi. Selanjutnya hasil Bumi yang lain yang akan kita bumingkan di kanca Nasional,” kata mantan Bupati Musi Rawas ini.

Baca Juga: Peringatan Hasiarnas ada “Sunset Coffee” untuk Wonderful Bengkulu 2020 

(Berita ini hasil dari ralat berita sebelumnya yang berjudul : Gubernur Suguhkan Kopi Buat Wisatawan Asing. Ralat dikarenakan terjadi kesalahan dan ketidak akuratan dalam penulisan berita)