Geledah Dua Kantor, Kejari Kumpulkan Dokumen Terkait Korupsi BPKAD

Kepala Sesi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, Oktalian Darmawan. Foto : Mahmud
Kepala Sesi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, Oktalian Darmawan. Foto : Mahmud

KOTA BENGKULU – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu melakukan penggledahan di kantor wali kota dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu, Rabu (31/1/2018).

Disampaikan Kepala Sesi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Oktalian Darmawan, penggeledahan dilakukan terkait pencarian dan pengumpulan dokumen-dokumen Perwal terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian dana beban kerja 500 juta di BPKAD.

“Pada intinya, hari ini kita melakukan pengumpulan dokumen terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

Ditambahkan Oktalian, penyitaan dokumen dengan melihat peraturan awal (Perwal), karena dari hasil penyelidikan sampai ke penyidikan ada indikasi penyelewengan.

“Dari dokumen yang kita sita, kita lihat Perwalnya dulu dan aturannya kita lihat,” jelasnya.

Disisi lain, sambung Oktalian, selain di kantor wali kota dan BPKAD, tidak menutup kemungkinan penggeledahan akan dilakukan di tempat lain.

“Selain di kantor wali kota dan BPKAD ini, kemungkinan bisa kemana-mana nanti, yang jelas apa yang kita butuhkan terkait dokumen yang kita cari disimpan dimana kita akan cari,” pungkasnya.

Yang jelas kita masih mengumpulkan bukti-bukti dan penggeledahan hari ini masih dalam tahap penyidikan,” tutupnya.

Dari pantauan Bengkulunews, hingga pukul 13.48 Wib .Tim Penyidik Kejari masih melakukan pencarian dokumen-dokumen dibeberapa ruangan.

Baca Juga
Tinggalkan komen