Logo

Desa Tanggo Raso di Bengkulu Selatan Terpilih untuk Diobservasi KPK

Kunjungan KPK RI di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan, Rabu (1/03/2023). Kominfo

Kunjungan KPK RI di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan, Rabu (1/03/2023). Kominfo

BENGKULU SELATAN – Koordinator kegiatan Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi RI mengunjungi Kabupaten Bengkulu Selatan, Rabu (01/3/23). Kunjungan ini bertujuan untuk menyukseskan program Desa Anti Korupsi.

Koordinator kegiatan, Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Pirlana Ismayadin mengatakan, KPK RI memiliki program kerja, salah satunya adalah pembentukan percontohan 22 Desa Antikorupsi di 22 Provinsi pada tahun 2023.

Desa yang terpilih untuk diobservasi di kabupaten Bengkulu Selatan yakni desa Tanggo Raso. Desa ini nantinya akan dinilai dengan lima indikator utama yaitu mengenai penguatan tata laksana, pengawasan, pelayanan publik, partisipasi masyarakat dan kearifan lokal.

”Untuk Kabupaten Bengkulu Selatan kami mengobservasi satu desa yaitu desa Tanggo Raso, kami akan melihat kecukupan data menggunakan 5 alat ukur,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi mengaku mendukung penuh program KPK ini. Ia mengatakan program KPK ini dapat membangun budaya anti korupsi mulai dari level terkecil.

“Kami sangat mendukung penuh program KPK dalam membangun budaya anti korupsi dari semua level pemerintahan, apalagi Desa Tanggo Raso di Kabupaten Bengkulu selatan terpilih yang terbaik sebagai contoh desa anti korupsi,” katanya.

Namun bupati menyayangkan KPK hanya memilih satu desa di Kabupaten Bengkulu Selatan untuk diobservasi. Menurutnya pemilihan Desa Tanggo Raso tidak adil karena banyak desa lain di Bengkulu Selatan yang berpredikat baik.

“Kalau cuman satu Desa tanggo Raso saja kami rasa tidak fair kalau kita katakan dia yang terbaik, karena masih banyak desa- desa terbaik di kabupaten Bengkulu Selatan, apalagi mengenai anggaran Desa Bengkulu Selatan selalu mendapatkan yang terbaik karena paling cepat dan tuntas dalam penyaluran,” ucap Gusnan.