Logo
Dempo Xler

Benteng Marlborough Akan Menjadi Situs Sejarah Dunia

Penabuhan dol, tanda diresmikannya

Penabuhan dol, tanda diresmikannya

Penabuhan dol, tanda diresmikannya Galeri Pamer Benteng Marlborough

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi berencana akan mengusulkan Benteng Marlborough untuk menjadi situs sejarah dunia ke Direktorat Jendral Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Dirjend Kemendikbud RI).

“Ya, BPCB akan mengusulkan itu karena kita ingin Benteng Mallborough menjadi salah satu situs sejarah yang mendunia,” kata Kepala BPCB Jambi, Ramli, saat ditemui usai peresmian Galeri Pamer Benteng Marlborough, Kamis pagi (16/3/2017).

Selain itu, BPCB juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menjaga keaslian Benteng Marlborough ini, pasalnya Marlborough ini merupakan peninggalan dan saksi sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Pemerintah harus membatasi kegiatan di Marlborough yang selama ini semua acara bisa masuk, namun kedepannya Benteng Marlborough hanya untuk acara budaya saja,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, juga harus menjaga dan merawat Benteng ini sebagai situs sejarah Indonesia.

Di tempat terpisah, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud RI, Najamuddin Ramly, mengatakan dirinya sangat mendukung akan wacana ini karena Bengkulu memiliki Benteng yang merupakan warisan perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Tentunya pemerintah harus benar-benar menjaga keaslian bentuk dan bangunan dari benteng ini, karena sangat disayangkan jika benteng ini tidak kita lestarikan. Saya yakin jika ini telah menjadi situs sejarah dunia maka, Bengkulu harus bersiap-siap menerima kedatangan wisatawan untuk melihat tempat bersejarah ini,” jelasnya.

Namun, Pemerintah harus jeli untuk menganggarkan dana dari APBD tanpa membebani APBN untuk wacana tersebut.

“Kalau mengharapkan APBN saya kira itu akan sulit, karena sangat terbatas dan saya ingin hal itu dimulai dari sekarang,” ucap Najamuddin.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk aktif dalam mensosialisasikannya, baik melalui medsos seperti twiter, instagram, facebook dan yang lainnya, demi memperkenalkan situs-situs sejarah yang ada di Bengkulu untuk memikat wisatawan agar datang ke Provinsi Bengkulu.

“Aktif dalam mempromosikan situs sejarah untuk menggaet wisatawan, karena sangat disayangkan jika Bengkulu yang kaya akan situs sejarah serta mempunyai laut yang indah tetapi luput dari mata dunia,” cetus Najamuddin.

Sementara itu, Plt. Sekda Provinsi Bengkulu menyatakan siap untuk mengalokasikan APBD dalam mendukung wacana menjadikan Benteng Marlborough sebagai salah satu situs sejarah Dunia.

“Ya, Pemerintah Provinsi Bengkulu siap mendukung hal ini, kedepan kita akan alokasikan anggarannya. Ini wacana yang bagus, apalagi efek yang ditimbulkan adalah untuk menjadikan Bengkulu semakin dikenal di mata dunia,” ujarnya.