Warga Nekat Gunakan Air Sungai yang Diduga Tercemar Limbah

Foto Ilustasi. Foto Dok Bn Online

BENGKULU TENGAH, bengkulunews.co.id – Aliran sungai susup di Kabupaten Bengkulu Tengah, diduga tercemar limbah salah satu perusahaan di wilayah itu.

Dugaan pencemaran air sungai itu, diduga sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Kondisi pencemaran air itu sendiri ditandai adanya perubahan warna air sungai menjadi keruh.

Dampak dari dugaan pencemaran itu, berakibat pada ribuan kepala keluarga (KK) di lima desa/kelurahan di daerah itu mengkonsumsi air tidak sehat. Seperti, kegiatan Mandi Cuci Kakus (MCK).

”Saya beserta anggota keluarga tetap menggunakan air tersebut meski dalam keadaan keruh. Bahkan, tanpa takut akan terjangkit penyakit,” kata salah satu warga Desa Taba Teret, Dedi Damhudi.

Sementara itu, Plt Camat Taba Penanjung, Syofian Ansori mengatakan, adanya dua kemungkinan terjadinya perubahan air sungai.

Selain dikarenakan adanya musim hujan, juga dikarenakan adanya dugaan tercemarnya akibat limbah, yang saat ini tidak mampu menampung air limbah.

”Bisa jadi karena hujan atau tercemar air limbah perusahaan,” sampai Syofian.

Baca Juga
Tinggalkan komen