Warga Lubuk Lagan Seluma Nyaris Diterkam Harimau

SELUMA, bengkulunews.co.id – Warga Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Seluma Barat, nyaris menjadi mangsa harimau saat sedang menyadap karet.

Diceritakan Sandri, warga Lubuk Lagan, Sabtu (25/11/2017) sekitar pukul 08.00 WIB, dia bersama istrinya Harmani dan kakaknya Yusran pergi ke kebun karet miliknya untuk menyadap. Jarak kebun dengan Desa Lubuk Lagan sekitar tiga kilo meter.

“Ketika istri saya sedang sibuk menyadap karet, dalam posisi setengah jongkok, tiba-tiba mendengar gemerisik rumput dan dahan. Dan spontan istri saya berdiri. Ternyata persis di depannya sekitar tiga meter ada harimau dalam posisi mengendap atau seperti mau menerkam,” tutur Sandri.

Seketika itu, lanjut Sandri, Harmani berlari ke arah Yusran yang berjarak 10 meter dari posisi dengan harimau. Dan langsung menghampiri Sandri.

Akhirnya tiga orang warga tersebut tidak melanjutkan pekerjaan menyadap karet dan memilih pergi, padahal Harmani sendiri baru menyadap sebidang kebun karet miliknya.

Kepala BKSDA Wil II Bengkulu, Darwis Saragih didampingi Kepala Resoert BKSDA Sukaraja, Juliadi, membenarkan kejadian itu.

“Setelah mendapat laporan, bersama dua orang petugas langsung turun ke lapangan,” tutur Darwis.

Dilokasi itu terlihat jejak ditanah. Jejak tersebut sebesar telapak tangan orang dewasa dengan ada tonjolan seperti bagian jari kuku dan diperkirakan berbobot 100 kilo.

Saat ini harimau sudah mengarah ke habitatnya yaitu di hutan Buru Semidang Bukit Kabu (SBK). Dan memang jarak kebun warga dengan SBK sekitar dua kilo

Harimau sendiri memang hanya sedang lewat saja, biasanya malam hari, tetapi kebetulan saat itu siang dan memang daerah itu merupakan homering harimau.

“Perkebunan warga tersebut memang berbatasan dengan habitat harimau yaitu hutan Semidang Bukit Kabu, dan warga diimbau untuk tetap waspada,” imbuh Darwis.

Baca Juga