Jumlah ASN di Rejang Lebong Terus Menyusut

Kabid Kesejahteraan dan Pengembangan Pegawai, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Kabupaten Rejang Lebong, Leni Yudriani

REJANG LEBONG – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, setiap periode terus mengalami pengurangan.

Menurut Kabid Kesejahteraan dan Pengembangan Pegawai, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Kabupaten Rejang Lebong, Leni Yudriani, pengurangan tersebut antara lain dikarenakan pensiun, meninggal dan pindah tugas.

“Pada tahun ini saja telah terdata yang akan pensiun sebanyak 180 orang dan sekitar 90 orang diantaranya adalah tenaga pendidik (guru), per enam bulan sekali jumlah yang pensiun diusulkan ke BKN Palembang. Saat ini sudah keluar SK pensiun sebanyak 57 ASN,” kata Leni, Selasa (27/3/2018).

Mengacu pada data awal 2016, ASN di Rejang Lebong, sebanyak 5.719 orang dengan rincian tenaga umum 1.451 orang, kemudian tenaga fungsional 3.395 orang, dan tenaga struktural 873 orang. Seiring dengan perkembangan waktu dipastikan angka tersebut akan terus mengalami pengurangan.

Dengan berkurangnya jumlah ASN maka dimungkinkan pelayanan pada masyarakat tidak akan maksimal. Apalagi perekrutan CPNS sendiri belum dilaksanakan, menunggu perintah dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN).

Pada tahun ini, sesuai dengan usulan masing-masing Organisasi Perangkat Dinas (OPD), BKD Kabupaten Rejang Lebong telah mengusulkan perekrutan CPNS sebanyak 914 orang.

Jumlah tersebut untuk guru SD sebanyak 308, guru SMP sebanyak 276 orang, tenaga kesehatan di RSUD Curup sebanyak 237 orang, pegawai di Dinas Kesehatan 28, pegawai di Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebanyak 60 orang dan Dinas Perhubungan 5 orang.

“Mengenai waktu pelaksanaan tes CPNS dan berapa jumlah kuota untuk Kabupaten Rejang Lebong, kepastianya belum dapat diketahui,” tutup Leni.

Baca Juga
Tinggalkan komen