Logo
Dempo Xler

Harga Mahal, Warga Pilih Beli Telur Pecah

Telur pecah jadi pilihan pembeli saat harganya kian mahal. Foto, Kurniawan/BN

Telur pecah jadi pilihan pembeli saat harganya kian mahal. Foto, Kurniawan/BN

BENGKULU – Harga telur ayam di pasar tradisional Pasar Minggu Kota Bengkulu, hingga kini terus mengalami kenaikan. Dari harga normal Rp. 50.000 ribu, saat ini tembus Rp. 55.000 ribu perkilogram.

Mahalnya harga telur ayam membuat sejumlah warga kini beralih membeli telur pecah yang harganya hanya Rp. 5.000 rupiah untuk empat butir telur.

“Banyak warga yang beli telur pecah, karena kan telur mahal kini. Telur pecah ini murah, hanya Rp. 1.500 perbutir, kalau beli Rp. 5.000 dapat empat butir,” kata Amir, pedagang telur ayam di Pasar Minggu Kota Bengkulu, Selasa (31/5).

Meski harga telur ayam pecah ini murah, namun Menurut Amir kualitas telur pecah tidak berbeda dengan telur ayam biasa. Mayoritas pembeli telur ayam ini dari kalangan pelaku usaha dan ibu rumah tangga.

“Yang beli telur pecah ini memang ada orang khusus, seperti ibu-ibu penjual kue ataupun ibu rumah tangga,” tambahnya.

Sementara penjual telur ayam lainnya, yaitu Nelson menyebut, kenaikan harga telur ayam ini mulai terjadi usai lebaran kemarin. Kenaikan dipicu mahalnya harga pangan dan permintaan dari pulau Jawa yang banyak.

“Kalau untuk stok masih mencukupi, cuma itulah harganya yang mahal. Omzet penjualan kami juga ikut menurun,” tandasnya.