Logo
Dempo Xler

Enggano Bebas Krisis Listrik 2018

ilustrasi/istimewa

ilustrasi/istimewa

ilustrasi/istimewa

BENGKULU UTARA, bengkulunews.co.id – Semua desa di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara ditargetkan akan bebas dari krisis listrik pada 2018.

Menurut Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Oktaviano, ST. M.Si, target tersebut cukup beralasan karena pada tahun ini akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dipulau itu.

“Rencana ini hasil kerjasama dengan PLN, pembangkit listrik tersebut berkapasitas enam mega watt,” kata Oktaviano, Senin(13/2/2017).

Sebelum PLTD dibangun, polanya terlebih dahulu memasang jaringan di desa-desa. Barulah setelah itu penambahan daya dilakukan.

Semua desa di Pulau Enggano belum teraliri listrik, Meok, Kaana, Apoho, Kahyapuh, Banjar Sari dan Malakoni.

Memang dua desa diantaranya ada yang menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya terpusat 20 kilo Watt peak (kWp).

Dua desa, yang sudah diterangi listrik yakn Desa Kahyapuh dan Banjar Sari yang memiliki PLTS, belum mampu mengatasi krisis listrik disana.

Dijelaskan lebih jauh, selama ini kendala dalam merealisasikan jaringan listrik di Provinsi Bengkulu, diantaranya soal akses menuju desa yang belum teraliri listrik.

“Seperti di Lebong Tandai, untuk menuju kesana harus menggunakan lori. Jadi bagaimana bisa jaringan listrik bisa dibangun. Namun kita tetap mencarikan solusi,” pungkasnya.