Bantuan Kapal Belum Tuntas Nelayan Pondok Kelapa Mengeluh

Kabid Perikanan Tangkap, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan ( DKPP) Kabupaten Bengkulu Tengah, Darwin.
Kabid Perikanan Tangkap, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan ( DKPP) Kabupaten Bengkulu Tengah, Darwin.

BENGKULU TENGAH – Nelayan Desa Pondok Kelapa Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, mengeluh. Pasalnya, janji Kementerian Kelautan RI kepada para nelayan untuk memberikan kapal hingga kini belum terpenuhi.

Hal itu dibenarkan Darwin, Kabid Perikanan Tangkap, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan ( DKPP) Kabupaten Bengkulu Tengah. Disampaikan Darwin, sebelumnya Kementerian Kelautan RI berjanji akan memberikan bantuan kapal pada nelayan. Dengan rincian, kapal stempel 4 unit, kapal 5 GT sebanyak 14 unit, dan kapal 10 GT, sebanyak 2 unit. Namun, hingga kini janji tersebut belum terealisasi.

”Kapal bantuan yang telah di salurkan baru tiga kapal, yakni kapal stempel jenis piber. Padahal kini nelayan sudah siap, tapi kenyataannya sampai kini belum juga Kementerian kelautan RI memberikan bantuan kapal,” jelas Darwin, Kamis (18/1/2017).

Tidak hanya kapal, kata Darwin, bantuan berupa jaring hijau dan pukat kecil juga akan disalurkan. Ini pun harus sesuai dengan kebutuhan kapal.

”Misalnya kebutuhan nelayan itu 100 persen yang dibutuhkan, namun hanya bisa diberikan bantuan sekitar 50 persen saja, sebab untuk bantuan nelayan tidak bisa di penuhi oleh pihak Dinas terkait,” jelasnya.

Ditambahkan lagi Darwin, syarat untuk mendapat kapal bantuan tersebut, harus memiliki kartu nelayan, bukan bantuan untuk individu nelayan. Melainkan untuk kelompok dan kapal.

”Bantuan tidak boleh diperjual belikan, sebab jika ada nelayan yang ketahuan menjual belikan bantuan kapal itu, maka akan berurusan langsung dengan hukum, semua bantuan sudah melibatkan koperasi Mahkota Bahari yang berbadan hukum,” pungkas Darwin.

Baca Juga
Tinggalkan komen