Logo
Dempo Xler

9 Sipir Lapas Direhabilitasi

9 Sipir Lapas Direhabilitasi

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Setelah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu melakukan assessment terhadap 9 orang sipir lapas yang dinyatakan positif menggunakan narkoba beberapa waktu lalu. Kini, ke-9 orang sipir lapas itu akan menjalani rehabilitasi.

“Kita sudah melakukan komunikasi dengan Kakanwil Kemenkum HAM. Yang jelas ada pembinaan didalam dan akan menjalani rehabilitasi,” ungkap Kepala BNNP Bengkulu, Brigjen Pol Benny Setiawan,MH, kepada bengkulunews.co.id, Kamis (30/3/2017).

Berdasarkan hasil assessment, kata Benny, dari 9 petugas sipir itu tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan dalam jaringan narkoba.

Sehingga 9 orang itu dianggap hanya sebagai korban penyalahgunaan narkotika saja. Dan selain itu, diketahui bahwa 9 orang sipir tersebut baru 6 bulan mengkonsumsi barang haram narkoba jenis sabu.

“Karena kategorinya sudah rawat inap yang pasti mereka sudah lebih dari 6 bulan mengkonsumsi,” beber Benny.

Kendati akan melakukan rehabilitasi terhadap sipir lapas yang dinyatakan positif narkoba itu, dirinya tidak menyebutkan secara pasti dimana sipir itu akan menjalani rehabilitas.

“Yang jelas akan direhabilitasi pihak BNN, bisa di Kalianda, bisa di Medan, dan bisa saja di Batam. Dan saat ini kita sedang merundingkan hal tersebut kepada Kakanwil,” ungkapnya.

Lebih dalam lagi, kata Benny, untuk proses rehabilitasi yang akan dijalani orang orang tersebut, akan menempuh waktu selama 1 tahun.

Rehabilitasi tahap pertama selama 3,5 bulan, dan kemudian dilanjutkan dengan pasca rehabilitasi selama 3,5 bulan, dan selama 6 bulan akan mengikuti rawat lanjut serta pemantauan.

Tak hanya itu, tambah Benny lagi, setelah melakukan tes urine mendadak terhadap seluruh petugas Lapas di Provinsi Bengkulu ini.

Tidak menutup kemungkinan kedepan BNNP Bengkulu akan menyasar tes urine bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

Dan tes urine itu dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh instansi pemerintah harus bebas narkoba. Namun demikian pihaknya belum bisa memastikan kapan akan melakukan tes urine terhadap ASN Pemkot tersebut.

“Semua institusi di Provinsi Bengkulu BNNP akan masuk. Dan dikarenakan kita sudah tahu, jadi tidak ada satu tempat pun yang bebas narkotika nantinya,” tegas Benny.

Baca Juga: Tes Urine Dewan, BNNP Bengkulu Komunikasikan Dulu ke Pimpinan Dewan