Logo

Tahun 2016 Kesadaran masyarakat BU Bayar KEUR Meningkat

Petugas saat melakukan pengujian KEUR kendaraan

Petugas saat melakukan pengujian KEUR kendaraan

Petugas saat melakukan pengujian KEUR kendaraan

bengkulunews.co.id – Pada tahun 2016 ini, kesadaran masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara (BU) dalam membayar KEUR atau KIR meningkat. Dari data Dinas Perhubungan Komunikasi dan informatika (Dishubkominfo) BU menunjukan, pembayaran KIR lebih dari target yang ditentukan.

Kepala Dishubkominfo BU melalui bagian Pengujian KEUR, Meizam Saputera, S.Ip, mengatakan, terhitung dari Januari hingga November 2016 sebanyak 1759 unit kendaraan yang diperiksa dan telah lulus pengujian kendaraan bermotor, mulai dari mobil pic up, truck dan lainnya.

“Dari situ, PAD yang masuk senilai Rp 195 juta. Sedangkan Pemda BU hanya menargetkan Rp 150 juta, berarti target tersebut sudah melebihi,” katanya, Kamis (28/12).

Pihaknya tidak main-main, lanjut Meizam, dalam menguji kendaraan, karena ini mengancam keselamatan masyarakat baik pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

“Bila mana kendaraan tersebut tidak lulus uji kelayakan silahkan pulang, bukan berarti kita kejam, ini demi keselamatan kita bersama,” tegasnya.

Ditambahkannya, ada beberapa pengujian kendaraan yang dilakukan, seperti emisi
gas buang, suspensi, sikap roda, rem dan penimbangan, spidometer, kebisingan dan lampu.

Bila salah satu tidak memenuhi standar yang diuji atau ada yang kurang dalam unit kendaraan tersebut, maka tidak akan diluluskan.

“Ini benar-benar serius. Tidak ada yang bisa bermain mata dengan saya, karena ini sudah menjadi aturan dari UU KEUR. Sudah jelas dan tertera di buku KEUR itu sendiri, di situ ada sanksi terberat yakni kurungan selama 2 bulan beserta denda,” ungkap Meizam.

Disisi lain Kepala UPTD Pengujian Kendaraan, Hendri Gunawan, S.Sos, mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan permohonan bantuan kendaraan pengujian keliling kepada pemerintah pusat. Menurutnya, jarak yang mereka tempuh untuk menguji kendaran cukup jauh. Seperti misalnya di Kecamatan Putri Hijau, Napal Putih, Ulok Kupai dan masih banyak yang lainnya.

“Bila permohonan kami nanti terkabul, mungkin masyarakat akan gampang menguji kendaraan mereka, tidak sulit lagi seperti sekarang,” tutup Hendri.(Jbeu)