Bengkulu News #KitoNian

Sumardi Minta Bupati Kepahiang Koordinasi ke Pemprov untuk Atasi Masalahan Infrastruktur

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi. Foto, Cindy/BN.

BENGKULU – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi berkomentar mengenai video masyarakat yang membawa jenazah menggunakan kendaraan bermotor tanpa tandu.

Sumardi menyayangkan peristiwa tersebut terjadi di Provinsi Bengkulu, menurutnya Bupati Kepahiang harus lebih kreatif dan inovatif dengan mencari solusi maaslah tersebut.

Selain itu Ia meminta agar bupati dapat melakukan koordinasi kepada pemerintah daerah Provinsi, dalam menyelesaikan permasalahn tersebut.

Nantinya pemerinta daerah akan membantu menyelesaikan persoalan tanpa harus pengelolaannya diambil alih. Sumardi juga menegaskan bahwa bupati dapat meminta dana hibah, asalkan hal tersebut tersampaikan dengan baik dan benar.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi. Foto, Dok.

“Datang kepada gubernur mohon bantuan hibah jalan itu, asalkan dari awal perencanaannya hibah untuk bangun. Nanti kalau sudah selesai kita serahkan kembali, tidak harus pengelolaannya di ambil alih. Kalau merasa tidak mampu, bisa berkoordinasi dengan gubernur, kepala DPRD Provinsi Bengkulu atau kepusat,” kata Sumardi apda Bengkulunews.co.id Rabu (07/06/23) siang.

Ia juga menyarankan kepada Bupati Kepahiang agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan tenang dan bertanggung jawab. Juga memperbaiki komunikasi kepada pemerintah daerah, agar dapat segera melakukan perbaikan jalan rusak.

“Saya sarankan supaya tenang dalam menghadapi sesuatu, jangan tanggung jawab dilimpahkan kepada orang lain, karena tidak kemampuan. Pesan saya kepada bupati supaya sabar, sadar dan atasi dengan solusi yang benar. Juga berkomunikasi kepada pemerintah Provinsi, kami DPRD provinsi juga sberupaya. Sehingga jika dari awal sudah berkomunikasi dengan baik-baik, pasti bisa diselesaikan. Itukan cuman dua desa, tapi tetap harus ada koordinasi, bikin surat resmi tembusan ke fraksi-frakdi  di DPRD, dinas PU. Asala bupati bisa berkomunikasi, saat ini belum ada komunikasi,” demikian Sumardi. (Advetorial)

Baca Juga
Tinggalkan komen