Logo

Sinopsis film Ketika Berhenti di Sini, Sebuah Cerita Kehilangan yang Mendalam

Tangkapan layar Sinemaku Pictures

Tangkapan layar Sinemaku Pictures

Film “Ketika Berhenti di Sini” merupakan film yang sukses menggemparkan dunia hiburan, kerennya film ini berhasil ditonton 115.000 penonton bioskop di hari pembukaannya di bioskop.

Yang lebih istimewanya film “Ketika Berhenti Disini” ini dibintangi oleh artis-artis papan atas sebut saja Prilly Latuconsina, Refal Hady, Bryan Domani, dan Lutesha Sadhewa.

Drama layar lebar satu ini menceritakan tentang bagaimana sosok Dita, yang diperankan Prilly, menghadapi kesedihan mendalam setelah mengalami banyak kehilangan dalam hidupnya.

Dalam kisahnya, ia harus hidup menyandang status yatim piatu saat remaja, karena Ayahnya gagal bertarung melawan penyakit yang diderita.

Pasca kehilangan, Anindita dihantui perasaan bersalah dan kesedihan selalu meliputi kesehariannya sampai pada suatu hari ia bertemu dengan Ed (Bryan Domani) di sebuah toko elektronik. Tanpa sengaja Anindita menganggap kalau Ed merupakan karyawan toko dan menyuruhnya dengan sikap yang cukup buruk, atau mungkin terlihat konyol saat bersamaan.

Kisah cinta mereka berjalan sampai 4 tahun hingga pada akhirnya Dita merasakan hubungan itu hanya berjalan di tempat dan muncul rasa menuntut. Pertengkaran pun terjadi tetapi siapa sangka, Ed mengalami kecelakaan mobil lalu meninggal.

Atas peristiwa tersebut, rasa bersalah terus menyelimuti Dita dan membawa duka mendalam di hatinya.Setelah kehilangan yang mendalam, akhirnya Dita menemukan sebuah kacamata Augmented Reality atau AR. Dengan menggunakan kacamatan tersebut, Dita dapat memikirkan ulang kehidupan di masa lalu.

Film “Ketika Berhenti Disini” bukan hanya menceritakan tentang soal percintaan saja, tapi di film ini juga punya makna yang sangat mendalam.

Karena film ini mempunyai pesan mendalam bahwa setiap orang itu pasti akan merasakan kehilangan ditinggal orang yang dia sayangi.