Nelayan yang Hilang Saat Mencari Gurita di Pulau Tikus Ditemukan Meninggal Dunia

Penulis : Kurniawan

Evakuasi nelayan yang hilang di Pulau Tikus. Foto, Basarnas

BENGKULU – Seorang nelayan di Kota Bengkulu bernama Saiful Basri yang dilaporkan hilang saat mencari gurita di perairan Pulau Tikus bengkulu akhirnya berhasil ditemukan, Rabu (28/09) sore.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia terapung di perairan cukup jauh dari lokasi awal korban dinyatakan hilang. Diduga korban terbawa gelombang laut yang cukup tinggi hingga jauh dari lokasi awal korban dinyatakan hilang.

Pencarian hari kedua ini dimulai dari pukul 08.00 WIB dengan menerjunkan tim penyelamat dari Basarnas, BPBD, DKP, dan Nelayan setempat.

Menurut Yudi Heriyanto selaku ketua RT 06, Kelurahan Kebun Keling Kecamatan Teluk Segara, korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB oleh nelayan setempat. Kemudian tim penyelamat bergerak mengevakuasi jenazah korban yang terapung di tengah laut.

“Jam 15.00 WIB tadi ditemukan oleh nelayan, cuma dia belum berani mengangkat ke kapal tapi dia menunggu di sekitar lokasi penemuan untuk menjaga jenazah korban,” kata Yudi, Rabu (28/9/2022).

Tim Basarnas langsung membawa korban ke tempat yang sudah disediakan oleh warga untuk langsung memandikan jenazah korban yang sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Setelah dimandikan, korban akan langsung disemayamkan kerumah duka untuk kemudian dikuburkan.

“Semuanya sudah kita siapkan, setelah dimandikan ini langsung akan kita kubur karena kondisi hari juga sudah mau malam,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Saiful Bahri atau Tinus dikabarkan menghilang saat mencari gurita dengan cara menyelam di perairan Pulau Tikus pada Senin siang.

Kerabat korban baru sadar korban hilang saat mengecek ke Pulau Tikus namun tidak mendapati keberadaan korban. Tim Basarnas pun diterjunkan, namun pada hari pertama pencarian korban tidak berhasil ditemukan.

Baca Juga
Tinggalkan komen