Logo
Dempo Xler

Nadiem Harapkan 21 Ribu Mahasiswa Program Kampus Mengajar, Jangan Ragu Transfer

Pelepasan Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan enam. Foto, Cindy

Pelepasan Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan enam. Foto, Cindy

BENGKULU – BPMP Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan Pelepasan Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 6 se-Provinsi Bengkulu Tahun 2023. Pelepasan Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan enam ini tidak hanya diikuti oleh Bengkulu, tetapi juga semua Provinsi yang ada di Indonesia melalui zoom.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa instansi pusat di satuan pendidikan, termasuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Ministry of Education, Culture, Research, and Technology).

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Ministry of Education, Culture, Research, and Technology), Nadiem Anwar Makarim dalam kata sambutannya lewat virtual zoom menuturkan dalam menghadirkan kemerdekaan dalam belajar mahasiswa bergerak dan berinovasi untuk mempersiapkan diri menaungi samudera luas setelah menyelesaikan perguruan tinggi.

Bahkan bisa berkontribusi bagi sesama, lewat program kampus mengajar dapat membantu bapak ibu guru untuk mengembangkan pembelajatan yang lebih menyenangkan.

Kampus mengajar sebagai program unggulan MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) telah berkontribusi dalam peningkatan kualitas pembelajaran SD, SMP dan SMA. Pada lima angkatan sebelumnya lebih dari 91 ribu peserta kampus mengajar, membantu bapak/ibu guru lebih dari 21 ribu satuan pendidikan mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan.

“Berangkat dari keberhasilan tersebut, pada angkatan ke enam ini kami ingin memperluas jangkauan program dengan melibatkan jejak SMK sebagI sekolah sasaran,” tutur Nadiem saat memberikan kata sambutan di kutip Bengkulunews.co.id Kamis (10/08/23) siang.

Selain itu Ia meminta selama penugasan mahasiwa akan berkolaborasi secara aktif dalam menyusun sistem pembelajaran literasi dan numerasi. Juga melakukan pendampingan dalam pemanfaatan dan pengelolaan buku bacaan bermutu, serta membantu guru dan tenaga pendidikan dalam mengakselerasi adaptasi teknologi pada proses mengajar.

Nadiem berharap peserta yang berjumlahkan 21.409 mahasiswa tersebut dapat memiliki semangat yang lebih besar dalam memanfaatkan kesempatan berharga tersebut. Serta tidak ragu dalam memberikan transfer ilmu kepada pelajar yang akan di tuju.

“Oleh katena itu saya berharap 21.409 mahasiswa yang menjadi peserta kampus mengajat angkatan enam, memiliki semangat yang juah lebih besar. Semangat untuk memanfaatkan kesempatan yang berharga ini sebaik mungkin, ambil pelajara sebanyak-banyaknya dari bapak/ibu guru serta kepala sekolah yang sudah berpengalaman mengajar dan menjadi pemimpin. Dan jangan ragu untuk berbagi pengetahuan yang adik-adik miliki, kepada para pelajar di sekolah sasaran masing-masing. Karena transfer ilmu dan pengalaman adalah kunci dari keberlanjutan merdeka belajar,” ucapnya.

Selain itu Nadiem juga mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh pemadu kepentingan baik pusat dan daerah yang telah memberikan dukungan pada program kampus mengajar. Kemudian Ia dengan tesmi melepas 21.409 mahasiswa program kampus mengajar untuk menjalankan penugasannya.

“Akhir kata dengan ini secara resmi saya lepas 21.409 mahasiswa program kampus mengajar angkatan ke enam se-indonesia,” demikian Nadiem.