Logo
Dempo Xler

Lampu Jalan Tidak Sesuai Harapan, Komisi II Segera Panggil Dinas Terkait

Ketua Komisi II DPRD Kota (Baju Putih) melihat kondisi lampu jalan di Sawah Lebar

Ketua Komisi II DPRD Kota (Baju Putih) melihat kondisi lampu jalan di Sawah Lebar

Ketua Komisi II DPRD Kota (Baju Putih) melihat kondisi lampu jalan di Sawah Lebar

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Selasa siang (4/4/2017) menggelar inspeksi mendadak (sidak) lampu jalan sepanjang jalan Meranti Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung. Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Baidari Citra Dewi.

Pada sidak ini DPRD Kota menemukan tiang penyangga lampu yang tidak sesuai harapan. Kondisi lampu terlihat sangat rapuh dan mudah rusak.

Selain itu DPRD Kota juga menilai ketinggian tiang penyangga terlalu rendah sehingga sangat mudah dijangkau.

Baidari mengatakan hal itulah yang menjadi penyebab banyaknya lampu jalan yang rusak bahkan dicuri oleh oknum-oknum yang tak bertangung jawab.

“Kalau kita lihat lampu ini tidak sesuai, tiangnya goyang dan terlalu rendah, jadi kalau masyarakat mempunyai niat mencurinya ini sangat mudah,” kata Baidari.

Baidari menganggap pembangunan lampu jalan ini sia-sia, sebab lampu yang seharusnya menjadi penghias jalanan di Kota Bengkulu ini tidak berfungsi sesuai dengan keinginan dewan.

“Kita mau yang baguslah, supaya orang juga tidak berniat mengambilnya,” sambung perempuan dari partai Nasdem ini.

Senada dengan Baidari, Wakil Ketua Komisi II, Iswandi Ruslan mengatakan, menyikapi tindak lanjut dari temuan ini, dewan berencana memanggil dinas terkait dan meminta klarifikasi terkait spesifikasi lampu jalan yang telah dibangun pada ahir 2016 lalu.

“Kita akan memanggil dinas terkait. Kita lihat speknya nanti. Kalau kita lihat sekarang ini memang tidak layak. Mungkin masyarakat tidak sengaja pegang saja sudah goyang, kita lihat bahannya juga tidak berkualitas,” jelasnya.

Sidak yang dilakukan Komisi II ini didasari atas adanya laporan warga yang mengatakan banyaknya lampu jalan yang kerap digunakan para muda-mudi untuk berfoto ini banyak yang rusak.