Logo

Jalur Zonasi Menyebabkan Beberapa SMP di Kota Bengkulu Kekurangan Siswa Baru

Jalur Zonasi Menyebabkan Beberapa SMP di Kota Bengkulu Kekurangan Siswa Baru

BENGKULU – Menjelang tahun ajaran baru, sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu masih kekurangan siswa-siswi.

Salah satunya di SMP Negeri 9 jalan Veteran Jitra, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Pihak sekolah mengaku sejak adanya sistem zonasi, jumlah target Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jauh menurun.

“Inilah problematika kita, ada beberapa SMP di Kota Bengkulu kekurangan murid memang benar. Itu karena semenjak sistem zonasi jadi seperti itu,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 9 Kota Bengkulu, Sari Hutami, Rabu (10/7/2024).

Sari Hutami mengaku saat ini baru ada 90 siswa yang sudah mendaftar di SMP Negeri 9 itu dari target 160 siswa baru. 160 siswa baru tersebut seharusnya, kata dia menempati 5 kelas yang ada. Karena baru ada 90 siswa baru, kini dua kelas menjadi kosong.

“Target kita mi itukan lima kelas, tapi yang sekarang baru terpenuhi ada tiga kelas. Jadi dua kelas masih kosong,” kata Sari Hutami.

Kini, lanjut Sari, sekolah bingung dengan kurangnya jumlah siswa baru, pasalnya tahun ajaran baru akan dimulai pada Senin mendatang.

Sementara itu, dari data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, terdapat 13 SMP Negeri yang masih kekurangan siswa.

“Ada SMP 6, ada SMP 7, SMP 8, SMP 9, SMP 12, SMP 13, SMP 14, SMP 15 dan lainnya,” jelas Denny Apriansyah, Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dikbud Kota Bengkulu.

Dinas Pendidikan kini tengah berupaya untuk mengarahkan wali murid yang anaknya belum mendapat sekolah untuk mendaftar di sekolah tersebut.