Irjen Kemenag Disambut Laporan Dugaan Pungli

Foto Ist.
Foto Ist.

KOTA BENGKULU – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Gerakan Muda Peduli Rakyat (Gempur) Provinsi Bengkulu, menggeruduk asrama haji Bengkulu, Kamis (4/1/2017).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan dugaan tindak pidana pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum pejabat di Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu kepada Irjen Kemenag RI, Phil M Nurkholis Setiawan, saat ke provinsi yang memiliki julukan ”Bumi Rafflesia”.

Kunjungan pembinaan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dan Penyerahan Buku Rekening Penerima Tunjangan Profesi Guru Inpasing, Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS), di asrama haji Kota Bengkulu.

Ketua Gempur Bengkulu, Kasrul Pardede mengatakan, kedatangan mereka untuk menyampaikan keluhan dan mendesak agar pelaku dugaan pungli segera diproses dan ditindak.

”Kami sudah siap untuk menjadi saksi di pengadilan, bukti sudah lengkap tinggal menunggu pihak Polda mengambil langkah-langkah. Seperti pemanggilan saksi, khususnya kepala madrasyah yang menjadi korban pungutan liar,” kata Kasrul.

Kasrul berharap, Irjen Kemenag RI dapat menyelesaikan hal tersebut. Namun, dirinya menegaskan, jika tidak ada tanggapan maka mereka akan langsung ke Kemenag RI. Bahkan, ke Presiden.

”Kebetulan kan Irjen ke Bengkulu. Kita ke sini biar beliau tahu ada dugaan pungli di Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu,” kata Kasrul.

Menanggapi laporan tersebut, Irjen Kemenag, Phil M Nur Kholis Setiawan mengatakan, akan menindaklanjuti sesuai dengan data dan fakta.

”Siap, kita terima. Kita akan selesaikan ini. Kita cek kebenarannya,” sampai Nur Kholis.

Baca Juga
Tinggalkan komen