
Pedagang Durian. Foto: Maya
KOTA BENGKULU – Kepada Bidang Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Rusman Effendy mengingatkan warga Kota Bengkulu untuk tidak membuang sampah bekas kulit durian di sembarang tempat, mengingat saat ini, Bengkulu telah memasuki musim Durian.
“Ini untuk warga yang tidak berlangganan dengan LPM, yang biasa buang di pinggir jalan,” ujar Rusman Effendy, pada Sabtu (7/7/2018).
Tak hanya di pinggir jalan, kata Rusman, terkadang ada masyarakat yang membuang sampah di aliran sungai, tak pelak hal inilah yang membuat kondisi laut Bengkulu jarang bersih.
“Kalau mereka buang sampah durian ke sungai, itu mencemari pantai, karena sampah-sampah itu setelah ke sungai didorong oleh ombak laut ke pantai, itulah makanya pantai kita ini jarang bersih, kalau lagi musim kelapa, pantai penuh dengan bekas kelapa, begitupun musim durian ini,” beber Rusman.
Sebagai saran, kata Rusman, jika masyarakat ingin membeli durian, akan lebih baik membawa pulang isi duriannya saja, tidak kulit luarnya.
Hal tersebut, karena pantauan DLH, para pedagang durian sudah bisa mengatasi sampahnya sendiri jika selesai berjualan, seperti menyewa petugas kebersihan untuk ikut mengangkut sampah durian mereka.
“Kami harapkan, masyarakat kalau bawa balik itu, cukup bawa buahnya saja,tidak usah kulitnya, supaya meminimalisir sampah dirumah, tapi kalau mereka berlangganan kan enak, bisa dijemput dengan petugas sampah,” jelasnya.
Namun, jika masyarakat tetap ingin membawa durian beserta kulitnya kerumah, DLH meminta partisipasi masyarakat untuk bisa membuang sampah durian di bak – bak kontainer yang sudah dipersiapkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!