
Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah
BENGKULU – Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengeluhkan kondisi infrastruktur Bandara Fatmawati di hadapan tiga kementerian RI. Keluhan ini disampaikan Rohidin saat menerima kunjungan perwakilan Kementerian PUPR, Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Perhubungan, Kamis (12/4/2018).
Disampaikan Rohidin, kondisi Bandara Fatmawati saat ini tidak layak untuk menjadi sebuah bandara penerbangan Provinsi. Untuk itu ia meminta pemerintah pusat agar rencana pengembangan Bandara Fatmawati segera direalisasikan.
“Saya kira sudah sangat tidak pantas dan tidak layak untuk kondisi sebuah tempat penerbangan ukuran Provinsi dalam kondisi yang belum menjadi bandara internasional,” ujar Rohidin.
Rohidin menjelaskan, rencana pengembangan yang telah disusun ada pada beberapa fasilitas, diantaranya pembangunan runaway, perbaikan pengembangan ruang tunggu dan terminal Bandara. Ia berharap hal ini dapat segera diwujudkan untuk menunjang pembangunan Provinsi Bengkulu.
“Saya kira induk rencana pengembangan Bandara Fatmawati yang kita susun, baik pembangunan runaway, perbaikan pengembangan ruang tunggu, terminal dan lainnya harus segera mendapat suport dari pemerintah pusat. Kami tidak persoalkan mau tetap dikelola dengan model ilmiah karena itu kan susunan dari kementerian perhubungan dari beberapa tahun yang lalu,” pungkasnya.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!