Carateker Wali Kota Akui Fauzan Menantu, Bantah Perintahkan Minta Data

Carateker Wali Kota Bengkulu, Budi Ismaun

KOTA BENGKULU – Carateker Wali Kota Bengkulu, Budiman Ismaun membantah oknum ASN yang disebut meminta data kegiatan di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mengaku masih keluarganya adalah orang utusannya.

“Itu tidak benar, bisa saja orang itu mengaku kerabat atau anak-anak mengaku kerabat saya, ya hoaks tadi,” pungkasnya, Sabtu (24/2/2018).

Soal pencatutan nama, menurut Budiman itu sah-sah saja. Namun oknum yang mencatut namanya itu, kata Budiman, tampak sekali berbohong. Karena, dia tidak pernah memerintahkan anak buahnya apalagi keluarganya mendatangi OPD untuk meminta data kegiatan.

Ketika ditanya apakah Fz alias Fauzan yang berdinas di salah satu Puskesmas Kota Bengkulu adalah menantunya? Budiman membenarkanya.

“Iya, memang masih keluarga, Fauzan itu menantu saya,” jawabnya.

Meski mengakui Fauzan adalah menantunya, Budiman menegaskan tidak pernah memerintahkan menantunya untuk meminta-minta data kegiatan di setiap OPD.

“Lagian juga tidak ada relevansinya, serta untuk apa data-data itu,” tambah Budiman.

Sebagai penjabat Wali Kota, dirinya melarang pihak keluarga ikut campur urusan pemerintahan.

“Saya yang ditunjuk oleh Negara, dan saya yang menyelenggarakannya bukan keluarga saya,” sambungnya.

Budiman menerangkan, terkait permintaan data siapa saja mengingnkan boleh saja meminta ke setiap OPD. Dirinya tidak mengetahui data apa yang diminta oleh oknum tersebut.

“Kalau saya tahu semua data kegiatan OPD, tidak ada yang tidak saya tahu. Mereka (Kepala OPD) melapor kok,” pungkasnya.

“Yang jelas saya tidak pernah memerintahkan itu, termasuk ke menantu saya itu,” pungkasnya lagi.

Sebelumnnya, salah seorang Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota mengaku resah didatangi oknum ASN yang mengaku memiliki kedekatan dengan Carateker Wali Kota, Budi Ismaun. Oknum ASN yang diketahui Fauzan ini disebut datang dan meminta seluruh data kegiatan dinas selama tahun 2018.

Tak hanya itu, oknum ASN ini, sebelum meminta data kegiatan, kata kepala dinas, dia terlebih dahulu memastikan bapak Budiman Ismaun telah menghubungi melalui telepon atau belum. Kemudian oknum tersebut memperkenalkan diri seolah-olah dia keluarga dekatnya.

Baca juga : Catut Nama Caretaker, Oknum ASN Minta Data Kegiatan

Baca Juga
Tinggalkan komen