BKKBN Tingkatkan Ketahanan Keluarga Desa Laskar Pekik Nyaring

Kepala KPw BKKBN Bengkulu dan Direktutlr Anak dan Balita BKKBN, foto bersama pemenang cerdas cepat tangkap
Kepala KPw BKKBN Bengkulu dan Direktutlr Anak dan Balita BKKBN, foto bersama pemenang cerdas cepat tangkap

BENGKULU TENGAH, bengkulunews.co.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu gelar sosialisasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang bertemakan “Ketahanan Keluarga untuk Masa Depan Bangsa Melalui 8 Fungsi Keluarga”, di Desa Labor Sentra Kencana Raflesia (Laskar) Pekik Nyaring, Rabu (13/12/2017).

Sosialisasi ini untuk memperkenalkan lebih dalam program KKBPK. Karena dengan program KKBPK, masyarakat Pekik Nyaring bisa menuju keluarga yang sejahtera.

Seperti yang disampaikan Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Busmar Edisyaf, meningkatkan kesejahteraan keluarga harus dengan 8 fungsi keluarga, yakni agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, sosialisasi pendidikan, reproduksi, ekonomi dan lingkungan.

“Maka itu, program KKBPK harus fokus pada titik terbesarnya. Kita harus tahu bagaimana ketahanan keluarga dan juga kita harus meningkatkan kesejateraan keluarga dalam hal ini adalah ekonomi keluarga,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, pertumbuhan penduduk di Provinsi Bengkulu mencapai 1,63 persen. Artinya sebanyak 30.561 jiwa bertambah setiap tahunnya.

“Dari jumlah penduduk yang ada, masyarakat produktif di Provinsi Bengkulu lebih sedikit. Beban lebih berat dipanggul oleh penduduk yang produktif, karena itu angka kemiskinan Provinsi Bengkulu masih tinggi yakni 18-20 persen,” katanya.

Permasalahan pernikahan dini di Provinsi Bengkulu ini juga cukup tinggi, lanjutnya, peringkat enam secara nasional, banyak usia di bawah 19 tahun menikah tanpa rencana. Begitu juga kekerasan seksual, Bengkulu menduduki urutan pertama.

“Maka di sinilah fungsi keluarga, bila bisa menjalankannya, keluarga akan menjadi sejahtera dan terbebas dari permasalahan itu,” ungkapnya.

Ia berharap, Desa Laskar ini dapat menciptakan keluarga yang tegas untuk menuju keluarga sejahtera.

Direktur Anak dan Balita BKKBN Pusat, mengatakan, Dr. Evi Ratnawati, tugas BKKBN melalui program KKBPK ini mendukung 2 dari Nawacita Presiden Republik Indonesia yaitu tingkatkan kualitas dan membentuk karakter bangsa.

“Ini harus kita mulai dari remaja putri. Karena remaja putri yang nantinya akan menjadi seorang ibu. Maka perhatikan juga gizi seimbangnya,” tuturnya.

Dirinya juga meminta kepada Kader Balita, harus bisa menyampaikan dengan baik kepada ibu hamil untuk maksimal pada 1000 hari kehidupan yakni saat hamil hingga usia anak 2 tahun. Juga, menyampaikan bahwa 0-6 tahun masa pembentukan karakter.

“Semoga, dengan adanya sekolah siaga di sini juga dapat memberikan pengetahuan sejak dini kepada remaja dan masyarakat,” pungkasnya.

Wakil Bupati Benteng, Septi Periadi (tengah) dan undangan lainnya antusias mengikuti acara

Selain itu, sekaligus membuka kegiatan sosialisasi ini, Wakil Bupati Benteng, Septi Periadi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada BKKBN baik pusat maupun daerah. Karena dengan program ini l, dapat meningkatkan kualitas masyarakat Benteng.

“Kami harap BKKBN bisa lebih intens, sebab memang kualitas penduduk kami masih rendah. Dengan program ini masyarakat kami bisa menuju keluarga yang sejahtera dan tidak terbelenggu pada kemiskinan,” tutupnya.

Dalam sosialisa ini juga, BKKBN Bengkulu juga menggelar pemasangan KB gratis. Semakin ramai, kegiatan juga diisi dengan cerdas cepat tangkap, senam struk dan ceramah dari Ustad Ujang Mahdi.

Kegembiraan masyarakat sekitar sangat terlihat, saat senyum kegembiraan menyambut sosialisasi program KKBPK ini.

Baca Juga
Tinggalkan komen