Logo

Bengkulu Launching Harvesting Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata Indonesia

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Foto, Tedy/MC

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Foto, Tedy/MC

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung resmi melauncing Harvesting Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata Indonesia, di malam Puncak HUT ke-55 Provinsi Bengkulu, Balai Raya Semara, Sabtu (18/9).

Tujuanya untuk meningkatkan daya saing UMKM Bengkulu dan Peningkatan kunjungan Wisata Provinsi Bengkulu.

Gubernur Rohidin mengatakan, launching Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata Indonesia tersebut berdampak positif kepada sektor UMKM Bengkulu dan Pariwisata Bengkulu.

“Alhamdulilah malam puncak HUT ke-55 Provinsi Bengkulu, kita melaksanakan Bencoolen Festival terkait Harvesting Bangga Buatan Indonesia (BBI) Bangga Berwisata Indonesia (BBWI) kalau dari konteks kita bangga dalam buatan Bengkulu bangga berwisata di provinsi Bengkulu bagaimana kita support agar ini bisa diwujudkan. Terutama memunculkan desa-desa wisata di Provinsi Bengkulu,” kata gubernur.

“Alhamdulilah sudah beberapa tahun terakhir ada yang mencapai secara nasional, kemudian yang kedua terkait belanja produk lokal Bengkulu atau produk Indonesia kita dorong untuk naik kelas baik dari sisi pembayaran pembiayaan kita tingkatkan. Kita sudah membina sekitar 30 UMKM yang alhamdulilah ini nilai pemasarannya besar sekali sejak launching sekitar September setahun lalu,” sambungnya.

Lebih jauh, gubernur menambahkan, rencananya, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan membuka pasar UMKM Bengkulu di Malaka Malaysia.

“Kita akan memulai membuka pasar UMKM Bengkulu di Malaka Malaysia saya kira ini akan menjadi lompatan yang luar biasa,” tambah gubernur.

Sementara itu Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung mengklaim, saat ini Bank Indonesia sudah melakukan bantuan program sosial untuk UMKM Bengkulu agar mereka masuk dalam dunia digital.

Selain itu, Bank Indonesia juga mendorong agar UMKM Bengkulu bisa dipasarkan secara ekspor di pasar Internasional.

“Bantuan program sosial UMKM Bengkulu kita berikan dalam dunia digital. Kita akan dorong mereka ke ekspor. Karena kita saat ini juga sudah mendorong pasar UMKM ekspor ke luar negeri,” tutup Juda.