Bank Bengkulu Mudahkan Mahasiswa Unihaz Bayar Kuliah

Salah satu mahasiswa Unihaz saat mencoba membayar uang kuliah yang disaksikan Dirut Bank Bengkulu dan Rektor Unihaz
Salah satu mahasiswa Unihaz saat mencoba membayar uang kuliah yang disaksikan Dirut Bank Bengkulu dan Rektor Unihaz

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Bank Bengkulu terus mengembangkan kerja samanya dengan perguruan tinggi, khususnya Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH (Unihaz). Kerja sama kali ini secara elektronik, Bank Bengkulu melaunching Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang juga berfungsi sebagai ATM, Selasa (14/11/2017) di lapangan parkir unit usaha Unihaz.

Dengan KTM ini, mahasiswa tidak susah lagi membayar biaya kuliah. Tidak lama lagi mengantri, hanya di ATM Bank Bengkulu dengan beberapa klik, tidak sampai lima menit transaksi selesai.

Dikatakan Direktur Utama Bank Bengkulu, Agusalim, SE, ME, adanya KTM ATM ini, bangun tidur saja mahasiswa/i sudah bisa langsung membayar uang kuliah.

Bank Bengkulu juga akan mengembangkan kerja sama ini ke house to house antara Bank Bengkulu dan Unihaz. Agar Unihaz bisa melihat secara langsung laporan keuangannya.

“Kami juga akan terus support melalui CSR kepada perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Bank Bengkulu dan akan kami utamakan. Semakin berkembang, kami ingin juga, nantinya mahasiswa Unihaz bisa bekerja di Bank Bengkulu,” ujarnya.

Ke depan, lanjutnya, Bank Bengkulu akan memfasilitasi Unihaz dalam hal pembangunan. Seperti yang sudah-sudah, Bank Bengkulu siap memberikan pinjaman biaya sesuai kebutuhan Unihaz untuk meningkatkan infrastruktur.

“Beberapa waktu lalu kami berikan mobil operasional kepada Unihaz. Mudah-mudahan ke depan kami bisa memberikan yang lainnya,” ungkapnya.

Hal ini disambut baik oleh Rektor Unihaz, Dr. Yulfiperius, M.Si. Dirinya sangat mengapresiasi kerja sama secara elektronik ini, baginya ini sebuah langkah yang positif.

Selama ini mahasiswa masih membayar secara manual. Itu sangat menghabiskan waktu, bulak-balik dari kampus ke Bank Bengkulu. Dengan ini jelas jauh berbeda, hanya beberapa klik, selesai.

“Program ini juga akan kami sampaikan kepada orang tua mahasiswa. Ini akan meningkatkan kepercayaan orang tua dalam hal pembayaran uang kuliah. Kita ketahui, masih ada kenakalan mahasiswa terhadap uang kuliah yang diberikan orang tuanya,” katanya.

Foto bersama usai simulasi pembayaran uang pendidikan menggunakan KTM di ATM Bank Bengkulu

Ia juga menuturkan, dengan adanya kerja sama ini, secara tidak langsung Unihaz telah ikut membangun Bengkulu. Kenapa tidak, Bank Bengkulu adalah milik masyarakat Bengkulu, jadi siapa lagi yang harus membangun kalau tidak masyarakat Bengkulu sendiri.

“Sudah banyak fasilitas yang diberikan Bank Bengkulu, baik beasiswa, permudah pembiayaan karyawan dosen, KTM tadi, mungkin ke depan KTM ini bisa beli buku dan dapat diskon, biar dikaji dulu oleh pihak Bank Bengkulu,” cetusnya.

Unihaz juga tidak berdiam saja, peningkatan jaringan terus dilakukan. Salah satunya memberikan beasiswa kepada lulusan SLTA di bawah naungan Yayasan Semarak Bengkulu.

“Otomatis, mahasiswa bertambah dan Bank Bengkulu juga meningkat,” terangnya.

Rektor mengimbau kepada seluruh civitas akademika Unihaz untuk membuka tabungan di Bank Bengkulu.

“Ayo support bank milik kita ini. Hingga terus tangguh dan tumbuh,” imbaunya.

Ia juga berharap Bank Bengkulu semakin maju dan mengembangkan sistem-sistem sesuai dengan kebutuhan yang dikeluarkan Kemenristek Dikti. Karena itu kuncinya bila bekerja sama dengan institusi.

“Hampir setiap tiga bulan sekali sistemnya berubah,” tutupnya. (prw)

Baca Juga
Tinggalkan komen