Logo
Dempo Xler

Angka Kemiskinan 18 Persen, RM: Perlu Bertindak Cepat

Angka Kemiskinan 18 Persen, RM: Perlu Bertindak Cepat

KOTA BENGKULU, bengkulunews.co.id – Untuk mengurangi angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu yang menyentuh angka 18%, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengeluarkan 3 kebijakan untuk menekan angka kemiskinan.

Disampaikan Gubernur Bengkulu, DR. H. Ridwan Mukti. MM, pada konferensi pers di Media Center, Jum’at (10/2/2017) sore.

Dikatakan RM (Sapaan akrab Gubernur), angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu telah menyentuh pada angka 18% yang artinya telah melampaui angka kemiskinan nasional dimana angka kemiskinan nasional ada pada angka 10%, artinya Provinsi Bengkulu berada pada angka yang memperihatinkan.

“Angka kemiskinan Bengkulu berada pada angka 18%, itu artinya kita berada dikondisi yang memperihatinkan, dan untuk di Sumatera kita berada di peringkat ke-3 Provinsi termiskin,” sampainya.

Hal ini tambah RM, perlu kita tindak dengan serius karena bila tidak, kita akan tetap menjadi provinsi yang tak mampu bersaing di era global.

“Kita perlu bertindak cepat, sebab apabila dibiarkan berlanjut maka kita tidak mampu untuk menghadapi persaingan global dan bisa dipastikan kita menjadi provinsi yang gagal,” tambah RM.

Untuk itu maka pemerintah perlu mengeluarkan kebijakan yang dianggap bisa untuk sedikit menekan angka kemiskinan, kebijakan tersebut yakni, memberikan bantuan, membangun sarana prasarana serta mengoptimalkan semua OPD yang ada untuk mensejahterakan masyarakat.

Pemerintah, kata RM, segera merelisasikan kebijakan tersebut dengan terus menggiatkan percepatan pembangunan serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat misalnya, menyalurkan Raskin, bantuan kesehatan, bantuan pendidikan bagi masyarakat serta memberikan bantuan berupa bibit dan pupuk untuk para petani.

“Diharapkan dengan kebijakan ini dapat menekan angka kemiskinan minimal berkurang 1 hingga 2% setiap tahunya,” harap RM.

Baca Juga : Konsep Holistik Disiapkan untuk Atasi Kemiskinan