Aksi Solidaritas Peduli Ghouta

KOTA BENGKULU – Ratusan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Bengkulu Peduli Ghouta (ABPG) menggelar aksi solidaritas untuk rakyat Ghouta, Sabtu (3/3/2018). Aksi diawali dengan  berjalan kaki dari Masjid Jamik ke Simpang Lima.

Dalam aksi ini, ABPG menyerukan keprihatinannya terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Ghouta Timur, Suriah. Mereka menyebut tragedi ini merupakan bentuk ketidak adilan dunia.

”Hari ini Indonesia bisa merasakan kemerdekaan, hari ini rakyat hidup dengan ketenangan, hari ini Bengkulu gencar dengan Bengkulu wonderfull 2020, di tengah gelak tawa kita, adek-adek kita menangis dan terluka, patah kaki hancur kepala bersimbah darah dan air mata,” ujar orator aksi, Aditya.

Selain itu, ABPG juga menyuarakan beberapa sikap, diantaranya mengecam segala tindak kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Ghouta, mengutuk keras semua oknum pelaku kejahatan di Ghouta, mengapresiasi dan mendukung penuh segala bentuk upaya aktif pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan konflik kemanusiaan di Ghouta lalu mendesak PBB segera mengeluarkan kebijakan dan tindakan nyata dalam menyelesaikan konflik tersebut.

”Hari ini kita tidak lagi dijajah, tetapi saudara kita di belahan bumi lainnya anak-anak menjadi yatim, ibu-ibu menjadi janda, karena pesta militer oleh rezim yang tak punya rasa,” ungkap Aditya.

Tidak hanya itu, ABPG juga mengajak warga Bengkulu untuk bersama-sama memberikan infak yang akan dikirim ke Ghouta Timur, melalui BNI SYARIAH 8660291018010070 rekening atas nama Aksi Cepat Tanggap.

Baca Juga
Tinggalkan komen