Aksi Blokir Jalan Pulau Baai Usai, Ini Kesepakatannya

Tampak Nelayan sedang membuka blokade jalan. Foto : Mahyun

KOTA BENGKULU – Aksi blokir jalan oleh Nelayan di kawasan Pelabuhan Pulau Baai Kecamatan Kampung Melayu akhirnya usai. Nelayan sepakat membuka blokade jalan setelah Wakapolda Bengkulu Kombes Pol Budi Widjanarko dan Lanal Bengkulu Letkol Laut Izudin turun langsung kelokasi menemui perwakilan massa.

Dari Hasil negosiasi, Polda Bengkulu berjanji akan memfasilitasi pertemuan masyarakat Nelayan dengan Pemerintah pada Kamis (8/4/2018) sekira Pukul 10.00 Wib.

Berita Terkait : Merasa Tak Digubris, Nelayan Trawl Ancam Blokir Jalan sampai Malam

“Kita melakukan negosiasi kepada mereka supaya tidak menutup sarana vital Nasional,” Ungkap Wakapolda Bengkulu Kombes Pol Budi Widjanarko, Rabu (7/3/2018).

“Besok perwakilan Nelayan kita undang 15 orang yang ikut,” imbuhnya.

Walaupun begitu, sambung Budi, Polisi akan bertindak tegas apabila pemblokiran masih dilakukan.

“Kita akan peringati dulu kepada mereka, apabila tidak diindahkan terpaksa kita akan melakukan tindakan tegas,” pungkasnya

Sebelumnya, Ratusan Nelayan tradisional Pulau Bai Kota Bengkulu melakukan aksi protes dengan memblokir jalan utama kawasan lintas pulau Bai tepatnya di depan pasar PPI Pulau Baai.

Aksi tersebut dipicu hasil rapat kementerian kelautan perikanan dan pemerintah provinsi yang akan mengganti alat tangkap Trawl kapal nelayan dibawah 10 GT secara gratis. Nelayan merasa kebijakan tersebut belum terealisai sementara mereka telah dua bulan berhenti melaut.

Berita Terkait : Tolak Kebijakan Pemerintah, Nelayan Pulau Baai Blokir Jalan

Baca Juga
Tinggalkan komen