Logo
Dempo Xler

38 Peserta Satpol PP Tak Ikut Tes Kesehatan

Proses test kesehatan

Proses test kesehatan

Proses tes kesehatan di Markas Satpol PP Lebong

LEBONG, bengkulunews.co.id – Sebanyak 127 calon tenaga operasional Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengikuti tes kesehatan di Markas Satpol PP, Kamis (2/3/2017). Jika dihitung dari peserta yang lolos administrasi awal sebanyak 165 peserta, terdapat 38 peserta yang tak mengikuti rangkaian tes kesehatan pada hari pertama.

Tes kesehatan ini dilakukan sejak pagi hingga pukul 15.05 WIB oleh tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujung Tanjung yang terdiri dari Dokter, Bidan dan Perawat. Tes tersebut meliputi pemeriksaan tensi darah, tekanan jantung, buta warna, tinggi dan berat badan.

“Hari pertama kami fokus pada kesehatan. Jika dilihat absensi, dari 165 peserta yang lolos adminsitrasi tahap awal hanya 127 yang mengikuti tes hari ini. Jadi dipastikan 38 peserta yang tidak ikut tes kesehatan tidak dapat melanjutkan tes tahap selanjutnya,” kata Plt Kepala Satpol PP, Zainal Husni Thoha.

Zainal menambahkan, para peserta masih harus melewati beberapa rangkaian tes hingga tanggal 6 Maret 2017. Besok (Jum’at, 3/3/2017), seluruh peserta masih akan mengikuti tes tertulis yang digelar masih di tempat yang sama. Tes tertulis yang sudah disiapkan oleh tim seleksi ini imbuh Zainal, masih seputar wawasan pengetahuan peserta.

“Bahan tes tertulis ini sudah disiapkan oleh tim seleksi (timsel). Seluruh peserta sudah diberitahu sebelumnya agar dapat mempelajari beberapa wawasan umum, jadi diharapkan peserta tidak menemukan kesulitan dalam mengerjakan tes tertulis tersebut,” sambungnya.

Lebih jauh, Zainal menuturkan pengumuman tes akan dilakukan pada akhir rangkaian tes pada tanggal 6 Maret. Satpol PP sendiri sudah menyiapkan 112 kuota tenaga operasional, jadi dari seleksi ini diharapkan dapat melahirkan tenaga Satpol PP yang benar-benar berkompetensi.

“Perekrutan tenaga Satpol PP ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 6 tahun 2010 tentang rekrutmen tanaga kerja kontrak khusus Satpol PP. Sehingga dapat menghasilkan tenaga yang memang berkompeten di bidangnya,” demikian Zainal.