Logo

Siswa SMAN 7 Jadi Duta Generasi Hijau Indonesia Perwakilan Bengkulu

Siswa SMAN 7 Jadi Duta Generasi Hijau Indonesia Perwakilan Bengkulu

BENGKULU – Muhammad Fahry Azizurahman yang kerap disapa Fahry terpilih menjadi salah satu Duta Generasi Hijau Indonesia Perwakilan Bengkulu. Fahry merupakan siswa kelas dua SMA N 7 kota Bengkulu. Sulung kelahiran Bengkulu 17 tahun lalu ini memang kerap aktif di berbagai kegiatan sosial.

Segudang prestasi dimilikinya mulai dari menjadi 31 Pemuda Terbaik se indonesia, Fasilitator Psikososial Save The Children 2022, 100 pelajar Terbaik bangsa, Jambore pelajar teladan bangsa 2022, 5 Best Capstone Project Jambore pelajar teladan bangsa 2022, Founder Generasi Anti kekerasan Bengkulu 2023,  Duta Genre Tk Kelurahan 2023 dan masih banyak lagi.

Salah satu prestasi terbarunya saat ini adalah menjadi duta generasi hijau delegasi Provinsi Bengkulu di ajang “Green Generation Indonesia”.

Perjalanan mendapatkan gelar tersebut tentunya butuh banyak perjuangan. Awalnya Ia tidak mengetahui mengenai kegiatan tersebut, hingga temannya memberikan informasi mengenai suatu kegiatan bernama Jambore Nasional Generasi Hijau.

“Pertama itu Fahry mendapatkan informasi tentang kegiatan jambore nasional generasi hijau ini dari temen-temen di kegiatan yang fahry ikutin sebelum nya. Kemudian Fahry mencoba mendaftar diri di organisasi “Green Generation Kota Bengkulu” dan akhirnya lolos,” kata Fahry pada Bengkulunews.co.id Rabu (05/04/23) siang.

Dirinya termotivasi untuk mengikuti kegiatan ini, agar menjadi seseorang yang memberikan dampak positif. Ia sadar bahwa generasinya saat ini, akan membawa perubahan bagi negara Indonesia.

“Jadi Fahry ingin ikut berkontribusi untuk kita mencapai indonesia emas 2045 dan sehabis dari event ini fahry bisa banyak bermanfaat bagi banyak orang,” tegasnya.

Lewat kegiatan ini Ia juga mendapatkan bekal yang cukup untuk dirinya mendaftarkan diri dalam kegiatan jambore nasional generasi hijau.

Berbagai rintangan di hadapi, mulai dari tahap seleksi yang sangat ketat. Setidaknya ada lebih dari 900 peserta dari 38 provinsi di Indonesia.

Peserta juga diminta untuk membuat essay dan video kampanye yang bertema pencegahan “Food Waste” (sampah makanan).

Banyak kendala yang dialaminya ketika membuat essay dan video tersebut, mulai dari kamera yang blur, revisi essay salah dan banyak waktu terbuang.

Walaupun begitu Ia merasa usaha dan pengorbanan tersebut terbayarkan. Lewat bantuan teman teman dan pembina Ia lakhirnya lolos sebagai duta generasi hijau delegasi Provinsi Bengkulu di event jambore nasional generasi hijau di Bandung, Jawa Barat.

Selain dia ada empat perwakilan lagi dari Provinsi Bengkulu yakni, M. Sarmi Arkan dan Salsabila Muliad dari SMA 1 Bengkulu Selatan, Putri Nurrabiah Husri dari SMA N 6 Kota Bengkulu, serta Mayza Try Hardi Putra dari SMA 1 Muko-muko.

“Jadi fahry berharap lewat kegiatan ini  bisa menjadi agent of change nya anak-anak muda. Agar bisa sama sama membawa perubahan,” demikian Fahry.