Penanganan Sampah di Kota Bengkulu Terkendala Kerusakan Alat dan Kesadaran Masyarakat

Penanganan Sampah di Kota Bengkulu Terkendala Kerusakan Alat dan Kesadaran Masyarakat

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Riduan. Foto, Gita/BN

BENGKULU – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Riduan mengaku mengalami kendala dalam membersihkan Kota Bengkulu dari sampah.

Kendala ini disebabkan volume sampah yang mencapai 450 ton per hari dan unit pengangkut yang tidak sehat.

“Volume sampah kita ini kalau yang dilihat dari kondisi di lapangan, kurang lebih sudah mencapai 400 hingga 450 ton perhari,” ujarnya pada Bengkulunews.co.id, Selasa (17/01/23) siang.

Riduan mengatakan, jumlah pengangkut sampah milik Kota Bengkulu saat ini berjumlah 28 unit. Namun, beberapa unit amrol sering mengalami kerusakan saat beroperasi.

“Untuk penangan sampah ini kita memiliki truk sampah sebanyak 28 unit, akan tetapi dalam menjalankan tugas amrol kami sering kali mengalami masalah karena pemakaiannya yang cukup ekstra,” ujarnya.

Riduan mejelaskan sumber utama penumpukan sampah ini adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam mebuang sampah dengan benar.

Padahal, pembuangan limbah rumah tangga sudah dilimpahkan pada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) untuk mengelola dengan cara iuran.

“Sudah dikoordinasikan kepada LPM yang menangani sampah rumah tangga, melalui pihak ke 3 yang disepakati dengan membayar iuran yang memang kewajiban masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan ini,” jelasnya.

Penanganan sampah ini sudah disosialisasikan ke semua lurah dan camat yang ada di Kota Bengkulu untuk mengimbau agar membuang sampah di tempat yang tepat.

“Untuk pembuangan setelah dikoordinir secara berjenjang kepada lurah dan camat diharapkan masyarakat berhenti mencari lahan kosong atau bahkan sungai untuk membuang sampah dengan benar,” ujarnya.

Baca Juga
Tinggalkan komen